Journal Reportase,-Lumajang,- Subag Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Bhaskoro pimpin upacara sekolah, di MTSN Lumajang, Jalan Sumbersuko Lumajang Jawa Timur, Sabtu (1/12/18).
Pada kesempatan, Ipda catur akan memberikan informasi seputar penggunaan smartphone dengan baik dan benar.
Dengan guyuran rintik hujan membuat siswa semakin bersemangat karena dibalik dinginnya cuaca rasa haus akan informasi mereka lebih menggebu dan pelaksanaan upacara tetap dilanjutkan dengan kondusif
Ipda Catur kemudian membahas mengenai penyebaran HOAX yang kini masih terus muncul di jejaring sosial atau di media internet
“Disini siapa yg tidak punya smartphone?
Tentu semua memiliki smartphone. Apa saja yang bisa kita manfaatkan dari smartphone kita?
Tentu banyak sekali terutama dengan adanya akses Internet, segala macam informasi dapat kita akses dengan muda,”ujarnya, namun demikian Ia mengingatkan kepada siswa bahwa dibalik itu kita harus waspada terhadap HOAX atau berita palsu. Berita yang kevalidan nya dipertanyakan, berita yang banyak membuat orang tertipu dan juga menghebohkan suasana. Tujuan adanya hoax adalah menimbulkan sensasi di mana si pembuat berita menyebar berita bohong guna menggemparkan suasana yang awalnya damai.
Catur mengatakan penyebar berita bohong, penyebar issue sara, dan ujaran kebencian, dan jangan sampai terjebak kedalam pelanggaran UU NO. 11 tahun 2008 tentang ITE.
“Manfaatkan lah smartphone kalian sebagaimana mestinya dan gunakan semaksimal mungkin untuk memudahkan kita belajar dan menimba ilmu” Terang catur.
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban, memberikan atensi tentang penyebaran HOAX
“HOAX ini perlu kita perhatikan lebih lanjut dimana dapat menyebarkan issue palsu, ujaran kebencian, dan mempengaruhi masyarakat yang tidak jeli dalam membaca berita pada berbagai media masa. Oleh karena itu kita perlu melakukan pembinaan dan penyuluhan mengenai hoax untuk mencegah kericuhan dan konflik horizontal yang diakibatkan berita bohong dan ujaran kebencian yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab” ujar kapolres.
Dijaman yg milenial ini perlu pengertian mendalam mengenai penggunaan smartphone yang notabene segala usia dapat mengaksesnya dengan mudah. Oleh karena itu perlu adanya perhatian kusus agar tidak terjajah oleh perkembangan zaman melainkan dapat mengikuti bahkan mengejar perkembangan zaman.
