JournalReportase.com, -Lumajang. Sebagai kota kecil di kaki Gunung Semeru, Lumajang termasuk kota yg cukup tua. Tahun ini, merayakan hari jadi Lumajang (HARJALU) ke 763.
Adapun, rangkaian acara Harjalu sudah dimulai bulan November awal dan puncak perayaan akan diselenggarakan di bulan Desember.
Tidak hanya sebagai perayaan hari jadi sebuah kota, Harjalu sendiri juga diharapkan menarik wisatawan baik wisatawan lokal maupun domestik sehingga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat Lumajang serta mengenalkan wisata dan budaya yg berada di Lumajang kepada dunia.
Pembukaan Pekan Budaya dalam rangka HARJALU yg ke 763 ini yang mengangkat tema tempat di pusat kota dihadiri Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban, Senin (26/11/18).
Sementara itu, dipilihnya Alun Alun Lumajang sebagai tempat kegiatan karena menjadikan ciri khas dari kota pisang ini sendiri.
“Bagus acara seperti ini. Bisa menarik wisatawan lokal maupun manca negara ke kota kita. Semoga setiap tahun pemerintah bisa mengadakan acara seperti ini, tentunya harus lebih meriah lagi” Ujar Kapolres disela acara pembukaan tersebut.
Arsal mengtakan jika setiap tahun kegiatan ini bisa menghadirkan wisatawan Kapolres yakin bisa berimbas positif naiknya perekonomian perekonomian masyarakat di Lumajang. Dampaknya pun bisa menurunkan angka kriminalitas. ” kita ketahui bersama, faktor terbesar munculnya suatu tindak kejahatan adalah faktor perekonomian” imbuhnya.
Terlihat dalam Pembukaan Pekan Budaya ini, antusiasme warga cukup tinggi meskipun cuaca tidak terlalu bersahabat, sempat diguyur hujan grimis, namun tidak menyurutkan semangat warga untuk melihat acara tahunan ini. Seperti yg dikatakan Taufan, salah satu pengunjung yg hadir “Saya sempatkan jauh hari untuk melihat acara pembukaan ini. Saya penasaran pembukaannya seperti apa. Tadi saya berangkat sekitar jam 8 malam bersama anak istri dari rumah di Burno, Senduro”.
