JournalReportase,- Lumajang,-Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Selain itu juga pasar adalah tempat bertemunya berbagai elemen masyarakat mulai dari yg kaya hingga kurang mampu.
Dari mereka yg dipandang sampai kurang terpandang, hingga mereka yg punya modal besar dan juga yg tak punya apa apa.
Dari situlah dapat dilihat dari kacamata kepolisian, tingkat kerawanan tindak kriminal di pasar dapat dikatakan cukup tinggi. Namun dalam konteks ini, pasar bukanlah tempat yg sangat berbahaya. Hanya saja, perlu kewaspadaan saat melakukan transaksi.
Hal inilah yg membuat Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban, Jumat (23/11/2018) melakukan giat langsung menyapa warga yg melaksanakan transaksi jual beli ini.
“Jangan takut para ibu ibu disini, kami nggak menggelar razia kok. Saya ingin wilayah saya bebas dari tindakan kejahatan, makanya saya siang ini patroli sekaligus pengen menyapa warga” ujar Arsal kepada para ibu ibu. “Meskipun siang hari, tetap hati hati yaa. Karena kejahatan selalu datang karena adanya kesempatan” lanjutnya.
Pada kesempatan ini, Kapolres juga mendengar keluh kesah para penjual dan pembeli selama berada di pasar. Sebelum meninggalkan pasar, Kapolres juga menyempatkan untuk membeli daging dan sayur kepada para penjual. “Nggak afdol katanya kalau ke pasar, pulangnya nggak bawa apa apa” tutup perwira polisi yg memiliki melati dua di pundak ini.
“Baru pertama ini saya ngerti wajahnya Pak Kapolres secara langsung. Saya salut sama beliau, mau turun ke tempat seperti ini. Pak Kapolresnya ganteng juga, kelihatan wibawa” ujar ibu Sayem, disambut sorakan dari teman sesama pembeli yg lain.
