JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Warga binaan Umat Kristiani memperingati Jumat Agung dengan beribadah di Gereja Immanuel Lapas Kelas Kelas IIA Salemba, pada Jumat (07/04).
Peringatan Jumat Agung merupakan salah satu rangkaian Trihari Suci menjelang peringatan Hari Paskah.
Ratusan jemaat yang memadati gereja tampak khidmat menjalani ibadah Jumat Agung. Mereka begitu menghayati makna kematian Yesus Kristus di kayu salib.
Umat Kristiani memulai rangkaian Paskah sejak minggu palma pada 2 April lalu. Kemudian, dilanjutkan perayaan Kamis putih pada 6 April, dan perayaan Jumat Agung yang dirayakan pada Jumat , (7/4/ 2023).
Ibadat Jumat Agung diawali dengan pementasan drama kisah sengsara Yesus (tablo) yang diperankan oleh warga binaan lapas kelas IIA salemba. Kemudian, dilanjutkan dengan ibadat Jumat Agung yang dipimpin oleh Romo ferry monatolas yang dihadiri sebanyak 102 jemaat dan tamu undangan sebanyak 21 orang.
Dalam perayaan tersebut, Yayasan Komunitas Kasih Tuhan turut memberikan sumbangan berupa makanan takjil bagi warga binaan pemasyarakatan yang menjalankan ibadah puasa di Masjid Ar Rayyan di Lapas kelas IIA Salemba, Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta.
Selain itu, Yayasan Komunitas Kasih Tuhan juga memberikan sumbangan berupa salib untuk Gereja Immanuel Lapas kelas IIA salemba.
Menurut Kalapas Salemba Yosafat Rizanto, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya di Gereja Immanuel.
“Perayaan Jumat Agung untuk mengingatkan bagi seluruh jemaat bahwa pengorbanan Yesus di kayu salib adalah suatu bentuk cinta yang paling besar bagi umatNya,” urai Yosafat.
