Journal Reportase
Breaking News

Tiga Tersangka Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Jalani Pemeriksaan Selama 9 Jam di Pola Metro Jaya

JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Tiga tersangka dari klaster dua atas tudingan ijazah palsu mantan Presiden Jokwi berinisial RH, RS, dan TT jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya selama 9 Jam 20 menit.

Pemeriksaan yang berlangsung mulai pukul 10.30–12.00 WIB, dilanjutkan istirahat 1,5 jam untuk ibadah dan makan siang. Proses kemudian berlanjut pukul 13.30–15.30 WIB, kembali diselingi istirahat sekitar satu jam, dan ditutup pada pukul 18.30 WIB.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan berjalan lancar dan sesuai aturan hukum yang berlaku. Penyidik mengajukan 157 pertanyaan kepada RH, 134 pertanyaan kepada RS, serta 86 pertanyaan kepada TT.

“Penyidik melaksanakan pemeriksaan dengan prinsip legalitas, prosedural, proporsional, profesional, transparan, akuntabel, efektif, dan efisien,” ujarnya, Kamis (13/11/25).

Kombes Budi menambahkan bahwa mekanisme pemeriksaan serta pemenuhan hak tersangka merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan seluruh personel menjalankan tugas secara profesional.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin memastikan proses pemeriksaan terhadap ketiga tersangka telah sesuai dengan KUHAP dan peraturan Kapolri. Ia menegaskan penyidik menjunjung tinggi asas-asas yang diatur dalam perundang-undangan dalam setiap tahapan pemeriksaan.

“Penyidik menjunjung tinggi asas-asas undang-undang yang mengatur kami di dalam proses pemeriksaan terhadap tersangka,” ujarnya.

Iman juga menekankan bahwa seluruh hak tersangka telah dipenuhi selama pemeriksaan. Ia menjelaskan bahwa penyidik tetap memberikan keseimbangan informasi dengan memberikan kesempatan kepada masing-masing tersangka untuk menghadirkan saksi maupun ahli yang meringankan.

“Tentunya kami sebagai penyidik harus menjaga keseimbangan keterangan dan informasi agar proses penegakan hukum ini adil dan berimbang,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya telah resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka atas kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. “Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan orang tersangka dalam perkara pencemaran nama baik, fitnah, ujaran kebencian, dan manipulasi data elektronik yang dilaporkan oleh Joko Widodo,” kata Kapolda Metro Jaya, Arjen Asep Edi Suheri, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/11/2025).

Secara umum, delapan tersangka dijerat dengan Pasal 27A dan Pasal 28 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Pasal 310 dan/atau 311 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun.

 

Related posts

Di Usia 50 Tahun, Makki Ungu Kibarkan Bendera Ekspedisi Parekesit 7 Saga

JournalReportase

Gayanti City Hunian & Perkantoran Dilokasi Strategis Gatot Subroto

JournalReportase

Meski Tersangka Akui Kesalahan Polisi Akan Tangkap Pemasok Shabu

JournalReportase

Leave a Comment