LUMAJANG- Kapolres Lumajang AKBP M. Arsal Sahban minta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan berani melawan pasca teror bom.
Arsal menegaskan jangan beri ruang bagi para pelaku kriminal untuk menentukan hasil pilkades. Informasi yang diperoleh dari Polres Lumajang menceritakan bahwa Pelaku melemparkan benda yang di duga bondet (Bom ikan) ke arah rumah Samito, mengenai pintu depan rumah sebelah kanan.
Bondet tersebut meledak tembus kedalam rumah dan mengenai kaca almari hingga pecah. Sementara, untuk teror Bondet di Rumah Tirap, Pelaku melemparkan bondet ke arah rumah korban sebanyak 2 kali.
Kemudian, mengenai kaca atas rumah korban, beruntung tidak meledak, dan satu lagi mengenai tiang rumah sebelah kanan atas dan meledak.
Arsal mengungkapkan bahwa teror seperti ini seringkali terjadi menjelang pilkades. “Saya minta masyarakat berani melawan, jangan kasih ruang bagi para pelaku kriminal untuk menentukan hasil pilkades.
Oleh karena itu, tegas Arsal waktunya bagi warga yang ingin kedamaian dan suasana aman dalam proses memilih kades yang benar-benar memikirkan masalah keamanan dan kesejahteraan warganya. Pelaku akan kami kejar, Tim Cobra sudah saya perintahkan untuk ungkap kasusnya segera. jangan beri ruang kepada para pelaku kriminal,”ujar Arsal.
“Untuk bondet berbentuk botol yang berisikan mur dan baut sehingga sangat berbahaya kalau terkena tubuh dan dapat berakibat fatal. Total bondet ada 3 buah, 2 berhasil meledak dan 1 bondet tidak meledak,”lanjut Arsal menambahkan.
Sementara, Kasat Sabhara AKP Jauhar Ma’arif menjelaskan, bondet yang tidak meledak di bawa ke lapangan tembak untuk di disposal. “Kami tembak dari jarak 300 meter dan meledak,”ujar Jauhar yang juga bagian dari Tim Cobra Polres Lumajang.
