JAKARTA-JOURNALREPORTASE – Tayangan iklan kampanye capres dan cawapres, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, pada videotron yang terpasang di bagian atas Pos Polantas Simpang Susun Semanggi, Jakarta, menggemparkan publik.
Tudingan polisi tidak netral pun jadi penilaian publik atas kemunculan iklan tersebut.
Usai viral di berbagai lini masa medsos hingga jadi sorotan tajam masyarakat akhirnya diketahui bahwa pengelola videotron itu adalah PT Supra Media Nusantara.
Perwakilan perusahaan selaku Manager Operasional, Dede Jua, turut menyampaikan permohonan maaf kepada kepolisian terkhusus Polda Metro.
Pihaknya pun menyadari karena penayangan konten kampanye tersebut membuat Polri dilabeli tidak netral oleh masyarakat.
“Kami menerima kontrak tersebut kami pure pengusaha, tak ada kaitan dengan Polri atau apapun,” kata Dede dalam konferensi pers di Mapolda Metro, Jakarta, Jumat (22/12/203).
Perusahaannya berdalih menerima orderan penayangan iklan kampanye tersebut karena demi mendapatkan keuntungan.
“Kami disini pelaku usaha yang mana kami disini tidak dituntut untuk netral. Hak kami untuk berusaha atau mendapatkan hasil,” ujar Dede. (AY)
