JAKARTA – JOURNAL REPORTASE –
Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan yang merupakan lembaga vertikal di bawah badan Narkotika Nasional yang mengemban tugas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN), harus bekerja lebih keras dan inovatif, untuk keluar dari kondisi darurat Narkoba, dengan melakukan berbagai upaya melalui pencegahan, pemperdayaan Masyarakat, pemberantasan, rehabilitasi, dan Kehumasan.
Demikian hal itu disampaikan Kepala BNN Kota Jakarta Selatan, Gazali Ahmad, kepada wartawan, pada refleksi akhir tahun, yang berlangsung di Gedung A Lantai 14 Kantor Walikota Jakarta Selatan, Kamis (28/12/2023).
Dikatakan, sepanjang Tahun 2023 BNN Kota Jakarta Selatan telah menyelesaikan layanan rehabilitas bagi pecandu dan penyalahgunaan narkotika dalam proses Hukum melalui mekanisme ASESMEN TERPADU tim ASESMEN TERPADU yang terdiri dari tim Hukum dan Tim Medis telah memberikan layanan Asesmen terpadu bagi 240 pecandu atau penyalahgunaan dalam proses Hukum. Dari keseluruhan rekomendasi yang dikeluarkan, sejumlah 221 orang menjalani rehabilitas,10 orang menjalani rehabilitas di dalam Lapas, dan 9 orang lainnya tidak memiliki riwayat penyalahgunaan narkotika. Di tahun ini juga BNN Kota Jakarta Selatan berhasil memberikan layanan Asesmen Terpadu melampaui Target Tahunan yang hanya 160 orang.
Sementara itu, lanjut Gazali, soal pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Selatan, telah melakukan sosialiasasi Pencegahan dan pemberatasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) secara tatap muka di lingkungan pendidikan, masyarakat, instansi pemerintah, dan swasta, serta sebanyak 43.525 orang telah terpapar informasi, selain itu juga telah dilaksanakan deteksi dini pada lingkungan pendidikan sebanyak 502 orang, pekerja 634 orang, dan Masyarakat 30 0rang.
Pada Tahun 2023 Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Selatan, membentuk Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) berdasarkan pemetaan kawasan rawan narkoba di kota Jakarta Selatan dan keputusan Walikota Jakarta Selatan NO.E-0051 Tahun 2023, yaitu di Kelurahan Pela Mampang dan Kebayoran Lama Utara, ujar Gazali.
Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Selatan, kata Gazali, dalam melaksanakan tugasnya juga melakukan terobosan inovatif hasil kolaborasi dengan suku badan Kesbangpol Jakarta Selatan dengan membentuk program 6B (Nambe), yang merupakan penguatan pencegahan narkoba di masyarakat, yang melibatkan unsur FKDM Kota Jakarta Selatan. Selain itu dilakukan kegiatan DOOR TO DOOR Bersinar, yaitu program untuk menyebarluaskan informasi dan edukasi serta rehabilitas dengan sistem”Jemput Bola”di 10 Kecamatan wilayah Kota Jakarta Selatan.
Pada Tahun ini juga, papar Gazali, dilaksanakan Gema War On Drugs dalam rangka memecahkan Rekor MURI dengan sasaran Pelajar dan Guru( Dunia Pendidikan), Masyarakat, PKK, Pemerintah dan pihak Swasta, dengan total peserta sebanyak 18.045 peserta( Tertinggi Di Wilayah DKI Jakarta ).
Pencapaian pada Badan Narkotika Nasional Kota Jakarta Selatan selama Tahun 2023 ini tentunya tidak terlepas dari dukungan para Stakeholder yang ada.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih serta mengapresiasi atas segala upaya untuk mencegah dan memberantas peredaran gelap narkotika, terutama di wilayah Kota Jakarta Selatan. Mari bersama-sama membumikan semangat menuju Jakarta Selatan Bersinar,” ajak Gazali di akhir acara. (lan)
