JournalReportase,-Lumajang,-Polres Lumajang terus melakukan upaya nyata salah satunya adalah membersihkan pelaku kejahatan curat atau yang dikenal begal yang terbilang sangat sadis dan membahayakan masyarakat. Titik titik rawan begal pun di awasi semaksimal mungkin. Seperti yang dilakukan oleh Sat Sabhara Polres Lumajang tegak lurus di Jalur Lintas Timur atau biasa disebut JLT untuk memantau pergerakan pelaku pelaku curat atau Begal. Untuk menekan angka terjadi kriminalitas. patroli rutin digalakkan yang tujuannya mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Lumajang harus bersih dari kejahatan.
Tim pemburu begal mengintai Predator jalanan di malam hari yang meresahkan masyarakat Lumajang mengingat keberhasilan tim narkoba ungkap beberapa kasus sekaligus membuat tim pemburu begal mengobarkan semangatnya memburu dan mengungkap para pelaku curat di Lumajang
Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban gencar menginstruksikan penyisiran daerah rawan yang sudah terpetakan. Hal ini bertujuan menutup lubang lubang tikus yang digunakan para pelaku kejahatan melaksanakan aksinya dan menutup jalan untuk melarikan diri dari kejaran pihak berwajib. “Kami tidak akan bosan dan kami tidak akan lelah memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat. Pengamanan 24 jam diberikan demi kondusifnya wilayah Lumajang. Kenyamanan beraktivitas baik siang dan malam untuk warga Lumajang. Jangan takut jangan risau kepolisian ada dimana mana dan kami tidaklah kemana mana kami akan jaga tidur lelap kalian dan kami senantiasa melindungi dan mengayomi warga Lumajang” ujar Kapolres Lumajang.
