Journal Reportase
Polhukam

Pangkoarmada I : Pertahanan di Laut Natuna Tanggung Jawab Bersama

 JAKARTA,- Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, pada acara seminar yang digelar oleh Dewan Pakar Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Gedung KAHMI Center, Jalan Turi 1 No. 14 Blok S, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020).

Adapun tema yang diangkat adalah “Memperkokoh Ketahanan Maritim di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia di Laut China Selatan.
 
Acara seminar yang dilatarbelakangi adanya konflik Natuna dan pasang surut hubungan antara Indonesia dan China yang terjadi beberapa waktu lalu ini akibat adanya kapal-kapal ikan China yang melakukan penangkapan ikan ilegal di Perairan Laut Natuna Utara, dengan tujuan untuk mengkaji Sistem Ketahanan ZEE Indonesia pada umumnya dan khususnya ZEE Laut Natuna Utara dan memberi masukan kepada pihak-pihak yang terkait tentang pentingnya memperkuat ZEE Indonesia dari klaim negara lain.
 
Seminar dibuka oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI Siti Zuhro dan menghadirkan 4 (empat) narasumber yakni Hasyim Djalal, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, Kadiskumal Laksamana Pertama TNI Krisno Buntoro, dan Laode M. Kamarudin.
 
Pangkoarmada I yangmembawakan materi dengan tema “Aspek Pertahanan di Laut China Selatan” memaparkan bahwa TNI Angkatan Laut telah melaksanakan penanganan konflik yang terjadi di Laut Natuna Utara dengan baik dan sesuai prosedur secara persuasif dengan mengerahkan beberapa KRI untuk menghalau kapal-kapal asing yang melakukan kegiatan ilegal di wilayah Perairan Laut Natuna Utara agar keluar dari Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.
 
“Untuk penanganan aspek pertahanan laut ke depan, TNI Angkatan Laut, katanya akan bekerjasama dengan semua instansi terkait dalam menjaga keamanan di wilayah Perbatasan Perairan Indonesia dari berbagai kegiatan ilegal dan ancaman lainnya.”Keamanan laut merupakan tanggung jawab kita bersama. Kita akan bersama-sama dengan instansi yang terkait seperti Kogabwilhan I yang berkedudukan di Tanjungpinang Kepri, Kogabwilhan II di Balikpapan, dan Kogabwilhan III di Biak Papua, Badan Keamanan Laut (Bakamla), Bea Cukai, KKP dan instansi terkait lainnya.”terang Pangkoarmada I.    
 
Hadir pada kegiatan tersebut, Menkopolhukam diwakili Deputi IV Mayjen TNI Rudianto, Dewan Pakar Majelis Nasional KAHMI Prof. Dr. Asep Saepudin, dan Peserta Seminar.

Related posts

Koalisi Masyarakat Sipil : Sikap Menhan Libatkan TNI dalam Pengamanan Gedung DPR  Melawan Suara Rakyat

JournalReportase

Direktur Paytren Digugat Tiga Adiknya Terkait Pembagian Warisan Yang Tidak Adil

journalreportase

Pangdam Jaya Apresiasi Kinerja Korem 051/Wijayakarta

JournalReportase

Leave a Comment