Journal Reportase
Breaking News

Pakar Pidana UI Sarankan Komnas Perempuan Dilibatkan dalam Tim Khusus Bentukan Kapolri

JAKARTA – JOURNALREPORTASE- Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia (UI) Dr. Mudzakir berpendapat, tim investigasi kasus tembak-menembak antar anggota Polri di rumah Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo seharusnya melibatkan Komnas Perempuan dalam tim itu.

Sebab, salah satu saksi kunci dalam insiden yang menewaskan Brigadir polisi J adalah seorang perempuan, dalam hal ini istri Ferdy Sambo.

Mudzakir sendiri mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sogit yang berniat menguak fakta sebenarnya atas peristiwa berdarah di rumah dinas pejabat Polri tersebut.

Namun dia menekankan keberadaan Komnas Perempuan sangat penting karena istri
Irjen Ferdy Sambo yang bernama Putri Candrawathi menjadi fokus terjadinya peristiwa tersebut.

“Saya setuju dibentuknya tim independen untuk investigasi kasus pembunuhan atau penembakan terhadap oknum polisi tersebut yang melibatkan semua pihak yakni Provos, Kompolnas, dan Komnas HAM untuk membongkar kasus agar menemukan peristiwa yang benar dan sebenarnya,” kata Mudzakir, Sabtu, (16/7).

Meski begitu, tim independen itu seharusnya melibatkan Komnas Perempuan serta wakil masyarakat yang independen. “Karena dalam perkara ini melibatkan
perempuan dan menjadi titik sentral atau fokus perbuatan yang menjadi kausal terjadi tindak pidana pembunuhan,” katanya menekankan.

Dalam kesempatan yang sama Mudzakir menekankan tim yang ditugaskan mengungkap kasus tersebut tak boleh menutupi fakta apapun ditemukan, termasuk
dugaan keterlibatan oknum polisi lain apapun pangkatnya.

Hal itu agar masyarakat .emperoleh informasi yang benar dan sebenarnya. “Masyarakat menagih janji Kapolri yang dijanjikan sebelum menjadi kapolri dan
kasus polisi akan diselesaikan secara tuntas tidak pakai lama,” pesan Mudzakir.

Saat itu, ucap Mudzakir, masyarakat menuntut dibentuknya tim independen tapi tidak
direspons oleh pemerintah. Masyarakat, kata Mudzakir, sangat berharap kasus ini dibongkar tuntas demi
tegaknya hukum dan keadilan. “Karena dipimpin langsung oleh Wakapolri dan dibentuk oleh Kapolri, maka taruhannya institusi Kepolisian RI secara institusional dan lebih khususnya Kapolri,” imbuh Mudzakir.

Related posts

Langkah Preventif dan Penegakkan Hukum Polda Metro Jaya Operasi Zebra 2 Minggu

JournalReportase

Pastikan Pengamanan Event Internasional di Bali, Kapolri Tinjau 91 Command Center

JournalReportase

Kisruh Lahan Pasar Induk Pondok Gede, Kasasi Kepala BPN Kota Bekasi Melukai Keadilan Ahli Waris

JournalReportase

Leave a Comment