SHARE

Jakarta-Journal Reportase,-  Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan pemuda berinsial MRF (20) yang berniat mendaftar sekolah calon  Akademi Kepolisian (Akpol)  dan Bintara di Polda Metro Jaya, karena mendaftar menggunakan ijazah palsu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan awalnya MRF ingin mendaftar sekolah calon akademi kepolisian di Polda Metro Jaya pada Selasa (10/4/18).”Karena nilainya di bawah rata-rata, kemudian MRF minta tolong kepada seseorang berinsial P untuk mengubah nilainya,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (12/4/18).

Menurut Argo, pelaku berinisial P saat ini masuk dalam pencarian orang (DPO). Diketahui P merupakan kakak kelas MRF di Universitas Trisaksi.”Kalau P ini diminta MRF untuk membuat ijazah SMU palsu dan memperbaiki nilai yang ada di dalam transkip nilai MRF,”

Argo mencontohkan, misalnya nilai matematika MRF “4”, kemudian diubah menjadi “7”. Lalu nilai biologi “5” kemudian diubah menjadi “8”.Ijazah dan transkip nilai pelaku ini diketahui palsu, saat panitia pendaftaran sekolah calon akademi melakukan verifikasi data di Biro SDM Polda Metro Jaya. “Saat diverifikasi ternyata ijazah SMU tersebut palsu,” ujarnya.

MRF dikenakan pasal 263 KUHP mengenai pemalsuan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama enam tahun. [red]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY