JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Anggota Polsek Kemayoran mengamankan puluhan remaja Pria dan Wanita saat sedang konvoi berdalih membagikan takjil. Namun malah mencari lawan untuk tawuran dengan kelompok lain di wilayah Jakarta Utara.
“Anggota kamu mengamankan 48 remaja laki-laki dan perempuan kamu amankan di Jl. Dakota Raya Kemayoran Jakarta Pusat semalam atau dini hari, Sabtu 29 Maret 2024. Mereka ini rencananya akan hendak tawuran dengan kelompok lain dengan modus bagi-bagi takjil,” ungkap Wakapolsek Kemayoran AKP Suparno.
Dijelaskan Suparno, momen libur sekolah mereka manfaatkan untuk berkumpul dengan modus berbagi Takjil namun Takjilnya tidak seberapa lebih kepada kumpul dan konvoi bersama sama.
Dijelaskan juga bahwa mereka juga mengatasnamakan rombongan mereka dengan Alumni SMP 179 Kemayoran Jakarta Pusat.
Masyarakat, kata Suparno lagi, selalu mengeluhkan dan kwatir apabila papasan di jalan raya, mereka selalu berteriak-teriak mencari lawan tawuran dan membuat onar serta membuat kemacetan dijalan raya sambil menyalakan petasan.
Suparno mengatakan bahwa untuk menjelaskan lebih lanjut kepada mereka yang dibawa ke kantor Polsek Kemayoran, pihaknya memanggil orang tuanya.
“Kami panggil orang tua mereka guna menjelaskan kenapa putra dan putrinya diamankan serta melihatkan senjata tajam jenis golok, petasan serta bendera yang berhasil diamankan,” ujarnya.
Dari pertemuan itu, ada beberapa remaja sudah dikembalikan kepada orang tuanya berikut kendaraanya setelah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya supaya dibimbing dan dididik lebih baik lagi.
“Sementara MR (20) yang membawa senjata tajam sejenis golok masih diperiksa dan didalami guna dimintai keterangannya,” jelas Suparno.
Dengan kejadian ini, Suparno minta kepada para orang tua lebih memperhatikan dan mengarahkan anak-anaknya yang sudah menginjak remaja supaya berbuat baik jangan sampai salah pergaulan yang dapat merusak masa depannya. Lebih baik waktunya dipergunakan hal-hal yang positif apalagi ini bulan Puasa.
“saya berharap Jakarta Pusat khususnya wilayah Kemayoran harus lebih aman dari kenakalan remaja yang akan berbuat tawuran, balap liar, tidak main petasan dan tidak melakukan Sahur On The Road.” tutup Suparno.
