Journal Reportase
Breaking News

Mantan Ketua Otorita Batam Ismeth Abdullah Maju Lagi Di Bursa Cagub Kepri 2020

JOURNALREPORTASE-KEPRI-Mantan Kepala Otorita Batam Ismeth Abdullah siap maju di bursa pencalonan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Cagub Kepri) pada 2020 mendatang.

Ismeth Abdullah adalah tokoh yang karismatik dan memiliki elektabilitas yang cukup baik, walau selama 10 tahun belakangan ini tidak terlihat di dunia politik dan pemerintahan Provinsi Kepri itu sendiri.

Keterangan gambar : Alfan Suheri , Raden Sulaeman, Ismeth Abdullah, Sirajuddin Nur dan Suryanto Bone (ist)

“Iya Pak Ismeth akan ikut dalam bursa pencalonan Gubernur Kepri pada 2020, akan ada persentase untuk elektabilitas pak Ismeth, dan yang Kedua Kami akan mengantar pak Ismeth dengan Badan Pemenangan Ismeth 2020 untuk maju secara independen, kenapa kita lakukan demikian, karena kami yakin bahwa pak Ismeth adalah tokoh yang punya karismatik.” Jelas Suryanto Bone Ketua Umum Badan Pemenangan Ismeth 2020, di kantor pemenangan Ismeth 2020.

Ismeth Abdullah adalah sosok pria yang dilahirkan di Cirebon, Jawa Tengah, 29 September 1946 . Sebelum menjadi Gubernur Kepulauan Riau pertama sejak didiriknnya Provinsi Kepulauan Riau, provinsi ke-32 di Indonesia, Ismeth sempat menjabat sebagai Pjs Gubernur Kepri pada tahun 2002, dan Ketua Otorita Batam (OB).

Ismeth Abdullah adalah lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta pada tahun 1974. Pada tahun 1979, Ismeth melanjutkan pendidikan di Economic Development Institute of the World Bank, Washington DC, Amerika Serikat.

Ketika ditunjuk sebagai Ketua Batam Industrial Development Authority (BIDA) atau yang dikenal dengan istilah Otorita Batam (OB) oleh Presiden Republik Indonesia pada 29 Juni 1998, Ismeth telah berhasil menarik sedikitnya 300 Penanam Modal Asing (PMA) senilai 1,4 miliar dolar Amerika.

Selanjutnya lima tahun berikutnya Ismeth kembali sukses di mana jumlah PMA ini meningkat hingga dua kali lipat menjadi 700 PMA. Pencapaian ini terwujud berkat usaha dalam mempromosikan pelayanan OB yang professional dan transparan kepada seluruh pihak baik swasta maupun investor.

Sebelum mengukir prestasi di Batam, Ismeth Abdullah pernah menjadi Pimpinan Harian (Administrator) Dewan Penunjang Ekspor (Export Support Board) (Oktober 1989 hingga Juli 1998) yang merupakan badan nasional yang dibentuk oleh Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia dalam rangka penyediaan bantuan teknis di bidang produksi, pemasaran, dan tenaga ahli kepada Usaha Kecil dan Menengah sebagai komoditas ekspor.

Selama periode kepemimpinan Ismeth Abdullah, lebih dari 1.000 Usaha Kecil dan Menengah memperoleh keuntungan atas program tersebut. Disamping itu, beliau juga memiliki wawasan yang luas di berbagai sektor, dari kebijakan keuangan, termasuk empat tahun sebagai Direktur Pemasaran di Bank Bukopin, bank yang cukup kredibel di Indonesia.

Setelah kesuksesan dalam menciptakan iklim bisnis yang kondusif di Batam, Presiden Republik Indonesia mengangkat Ismeth Abdullah sebagai Penjabat Gubernur Kepulauan Riau yang merupakan provinsi baru yang ke-32 di Indonesia, terhitung sejak 1 Juli 2004. Pada tahun berikutnya, bulan Juni 2005, Ismeth Abdullah dipilih sebagai Gubernur Kepulauan Riau pertama berdasarkan Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Berkat pengalamannya dalam memimpin OB, Ismeth juga terpilih sebagai anggota Badan Penasehat OB pada 2005 oleh Presiden RI yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Perekonomian.

Walau dalam kurun waktu 10 tahun ini tidak ada satu media manapun yang mengekspos tentang Ismeth Abdullah, dan karirnya sempat redup dan tidak lagi ikut dalam pertarungan politik manapun di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami yakin pak Ismeth masih di kenal oleh masyarakat Kepulauan Riau khususnya Kota Batam sendiri, walau selama 10 tahun terakhir beliau sempat istirahat dari dunia Politik, masih diterima di hati masyarakat Kepri. Selama 10 Tahun ini beliau tidak pernah terekspos di media manapun namun beliau masih sangat dirindukan masyarkat kepri.”ujar Suryanto Bone. (azis)

Related posts

Dipasar Kaget Kalibata, Kapolda Hadirkan Jakarta Bermasker

JournalReportase

Satu Nama Berpotensi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 10 Tahun

JournalReportase

Kesan Para Mahasiswa Saat Berkunjung Ke Kawasan PIK 2

journalreportase

Leave a Comment