TARAKAN – Memasuki periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), aktivitas di Bandara Internasional Juwata, Kota Tarakan, terpantau aman dan terkendali. Hingga Sabtu (20/12/2025), otoritas bandara melaporkan bahwa situasi operasional berjalan lancar meski mulai menunjukkan tren peningkatan jumlah penumpang.
Kepala Bidang Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat Bandara Internasional Juwata, Daverius Maarang, ST., M.T., menyampaikan bahwa meskipun belum terjadi lonjakan drastis pada hari ini, pergerakan penumpang baik keberangkatan maupun kedatangan sudah mulai terlihat meningkat menjelang H-5 Natal.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik
Pihak otoritas bandara memprediksi kepadatan penumpang akan mencapai puncaknya pada arus mudik yakni Selasa, 23 Desember 2025 dan arus balik Sabtu, 3 Januari 2026.
Hingga saat ini, maskapai yang melayani rute Tarakan menuju Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Balikpapan seperti Batik Air, Super Air Jet, Citilink, dan Air Asia, belum mengajukan penambahan jadwal penerbangan (extra flight).
Kabar Baik: Penurunan Harga Tiket dan Pajak
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, masyarakat justru mendapat kabar baik terkait biaya perjalanan udara. Daverius menegaskan tidak ada kenaikan harga tiket pesawat. Sebaliknya, biaya perjalanan menjadi lebih terjangkau berkat kebijakan pemerintah selama masa Nataru.
“Terdapat penurunan biaya PPN yang awalnya 11% menjadi 6%, serta adanya potongan 50% untuk Airport Tax (PJP2U). Hal ini tentu sangat meringankan masyarakat yang ingin bepergian,” ujar Daverius.
Kesiagaan Keamanan dan Layanan
Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna jasa bandara, Bandara Juwata telah mendirikan Posko Terpadu Pelayanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Posko ini beroperasi selama 19 hari, mulai dari 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Pengamanan dan pelayanan di posko ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai instansi terkait, di antaranya TNI dan Polri, BLU Kantor UPBU Kelas 1 Utama Juwata, Basarnas, Karantina dan instansi terkait lainnya.
Dengan kesiapan infrastruktur dan koordinasi antarinstansi, Bandara Juwata berkomitmen memastikan seluruh aktivitas penerbangan selama periode Nataru di Kalimantan Utara berjalan dengan standar keamanan yang tinggi. (Ahmad Syaukani & Ferry Ferdinand)
