JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Dua pemuda berinisial NS (21) dan MF (20) tak berkutik saat diamankan oleh team pemburu preman Polres Metro Jakarta Barat saat melakukan aksinya meminta uang terhadap sejumlah sopir kendaraan pickup saat melintasi TL Tomang, Jakarta Barat pada Jumat malam, (26/3), sekira pukul 23.00 wib.
Informasi yang didapat dilapangan ke dua pemuda tersebut kerap meresahkan pengemudi mobil barang / pickup lantaran meminta sejumlah uang saat melintasi TL tomang Jakarta Barat.
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat AKBP Agus Rizal saat di konfirmasi membenarkan anggota nya mengamankan pelaku pungli yang kerap beraksi di Tl Tomang Jakarta Barat
“Dua pelaku kita amankan, setelah pihaknya mendapati laporan adanya aksi pemalakan di tl tomang Jakarta Barat,” ujar Akbp Agus Rizal saat di konfirmasi oleh humas Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu, (27/3).
Dijelaskannya, kejadian tersebut bermula saat anggotanya di bawah pimpinan Katim 2 Team Pemburu Preman Ipda Suhartono saat hendak melakukan patroli kewilayahan, kemudian mendapati adanya informasi dari masyarakat adanya aksi pemalakan/pungli di tl tomang Jakarta Barat.
Menanggapi adanya laporan tersebut kemudian team pemburu preman polres metro jakarta barat langsung bergerak cepat mendatangi lokasi tersebut.” Setibanya dilokasi pihaknya berhasil mengamankan 2 pemuda yang kedapatan saat hendak melakukan aksi pemalakan terhadap sopir pickup yang sedang melintas kemudian kedua pemuda tersebut berikut barang bukti sejumlah uang dibawa ke sat reskrim Polres Metro Jakarta Barat guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,”ujarnya
Sementara dalam kesempatan yang sama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Akbp Teuku Arsya Khadafi saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelimpahan / penyerahan para pelaku pungli terhadap sopir pickup di tl tomang Jakarta Barat, kedua pelaku berhasil diamankan oleh team pemburu preman polres metro jakarta barat setelah melakukan aksi pemalakan terhadap sopir pickup yang sedang melintas.
“Berdasarkan penyidikan sementara kedua pelaku ini memiliki peran berbeda, yang satu pelaku berpura pura mengamen kemudian pelaku lainnya meminta sejumlah uang secara paksa,” terang Arsya.
Pelaku tersebut lanjut Arsya meminta uang 30 ribu rupiah kepada sopir tersebut, namun oleh sopir hanya diberikan 10 ribu karena kesal permintaan nya tidak di turuti oleh sang sopir kemudian kedua pelaku merampas kunci kendaraan milik korban.”Kesal dengan adanya perampasan kunci kendaraannya, kemudian sang sopir melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Barat dan segera ditindak lanjuti laporan tersebut oleh anggota Team pemburu preman polres metro jakarta barat,” tutupnya
