Journal Reportase
Otonomi Daerah

GOWES SEHAT SAMBUT MILLENIAL ROAD SAFETY FESTIVAL TERTIB BERLALU LINTAS

JOURNALREPORTASE- LUMAJANG.- Kapolri Jenderal Pol. Muhamad Tito Karnavian dalam arahannya mengatakan visi dan misi dari Millenial Road Safety Festival adalah memberdayakan kaum milenial untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran Lalu Lintas guna tercapainya tujuan Road Safety to Zero accident.

Terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi milenial, adanya peningkatan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, membentuk relawan lalu lintas milenial Indonesia dan juga mempererat hubungan kedekatan antara Polisi Lalu Lintas dengan Generasi Millennial.

Dalam mewujudkan visi dan misi tersebut, Polres Lumajang mengimplementasikan nya dalam acara Gowes Sehat di Lapangan Karangsari Lumajang dan diikuti peserta kurang lebih 2000 orang pada Minggu pagi (20/1/2019). Rute ditempuh 15 KM dengan Jalur : Karangsari – Dawuhan – Rowo Kancu- Mojo – Bodang – Padang – Kali Bokong – Klanting – Karaangsari – Finish.
Giat Gowes sehat dibuka Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban bersama Wakil Bupati Lumajang.

Antusias masyarakat begitu luar biasa dalam acara ini. Sebanyak 2000 peserta gowes millenial’s Road Safety Festival, hadir.

Disela sela kegiatan, Kapolres beserta peserta goes lainnya menyempatkan untuk menyapa warga sekitar pedesaan disepanjang jalan yg sedang beraktifitas.
Hal seperti ini dapat meningkatkan kedekatan antara aparat dengan masyarakat yang menghasilkan public trust kepada aparat, agar tercipta chemistry antara masyarakat dengan aparat sehingga himbauan himbauan keselamatan berlalu lintas dapat diindahkan oleh masyarakat. ” Kecelakaan lalu lintas sudah menjadi informasi yang biasa bagi masyarakat, karena setiap hari kita mendengar informasi tentang kecelakaan lalu lintas. Padahal kecelakaan lalu lintas sangat berdampak signifikan bagi korban dan keluarganya. karena korban laka lantas sebagian besar tulang punggung keluarga. siapa yang menghidupi keluarga dirumah kalau bapaknya kecelakaan fatal dan harus dirawat di rumah sakit ?!, kasihan kan. dari data yang kami miliki, korban laka lantas berkisar pada umur produktif yaitu rentang umur 20-40 tahun” beber Arsal.

Arsal mengatakan, penyebab kematian didunia akibat kecelakaan lalu lintas berada pada posisi ke-5 setelah penyakit jatung koroner, diabetes, paru-paru, TBC kemudian laka lantas. Hal ini sesuai data dari WHO yang merupakan badan PBB. ” Tahun 2018 ada 27.910 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia. 70 persen dari korban tersebut adalah usia produktif yang saat ini dikenal sebagai Kaum Milenial” ujar Arsal kembali.

Related posts

Kodim 0501/JP BS Berikan Bantuan Korban Kebakaran

JournalReportase

Jaga Stabilitas Keamanan, Satgas Yonif MR 412 Kostrad Gelar Sweeping

JournalReportase

Kapolres Geram Terhadap Pelaku Pencuri Sapi

JournalReportase

Leave a Comment