Journal Reportase
Breaking News

Di mako Polsek Penjaringan Kapolres Gelar Silaturahmi

Jakarta-JROL,-  Bertempat di Mako Polsek Penjaringan Jakarta Utara,  Kapolres  mengundang  sejumlah beberapa pimpinan diwilayah penjaringan diantaranya,  Dandim 05/03, tokoh masyarakat,  toko agama dan  ormas.

foto-polsek-penjaringan-1

Pertemua sejumlah pimpinan dengan Kapolres Jakrta Utara  adalah   untuk berdialog tentang  kamtibmas  di mana diharapkan situasi keamanan menjadi lebih kondusif.

alam dialog, Jumat (8/112) pihak kepolisian meminta agar para perwakilan tokoh dan ormas untuk menjaga permukimannya dari aksi provokasi yang hendak membuat keributan dengan menganggu keamanan masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes M. Awal Chairuddin, mengatakan kegiatan silahturahmi dengan tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda, Luar Batang, Muara Baru, dan Pasar Ikan, dimaksudkan untuk semakin meningkatkan silaturahmi antara polisi dan warga.

“Saya minta masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan pendapatnya untuk tetap mematuhi norma-norma hukum yang berlaku dan tidak merugikan pihak-pihak lain,” kata Awal.

Ia meminta agar masyarakat untuk lebih menjalin komunikasi intensif dengan anggota Polri di wilayahnya bila melihat ada pergerakan massa anarkistis dan bisa meredam kemarahan massa sebelum semakin membesar dan berujung pada kerusuhan.

“Kita harus saling mengingatkan jika menghadapi suatu masalah jangan gegabah mengutamakan emosi, karena agama apapun yang kita anut melarang untuk melakukan perbuatan tercela, seperti membunuh, merusak,” sambungnya.

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/JU, Letkol Kav Soleh, berharap agar masyarakat di Jakarta Utara khususnya di Penjaringan untuk mewaspadai adanya kelompok-kelompok tertentu yang hendak memecah kesatuan warga dengan aparat keamanan.

“TNI sebagai salah satu pelindung masyarakat tentu harus menjaga masyarakatnya agar tidak terprovokasi dengan hasutan oleh sekelompok oknum yang menginginkan adanya keributan,” kata Soleh.

Karena itu ia sudah memberikan instruksi khusus kepada seluruh anggota Babinsa untuk bersinergi dengan para tokoh masyarakat maupun Bhabinkamtibmas sehingga bisa mencegah kembali terulangnya kerusuhan pada 4 November lalu di Penjaringan.

“Masyarakat kita adalah masyarakat yang sangat moderat, tentu berbagai kejadian pada beberapa waktu lalu itu menjadi cambuk baik untuk aparat dan masyarakat agar tidak kembali terjadi hal serupa. Mari kita hormati perbedaan dan utamakan dialog dengan cara-cara yang baik bila ingin menyampaikan aspirasi,” katanya.

Selain itu, Soleh juga meminta untuk kembali menggalakkan wajib lapor terhadap pendatang baru kepada RT/RW di kawasan Luar Batang dan Muara Baru. Karena dengan cara itu akan bisa dideteksi atau diketahui orang luar yang masuk kepemukiman tersebut. [red]

 

Related posts

Sat Narkoba Polres Jakarta Barat Bagikan Nasi Kota dan Takjil

JournalReportase

Kisruh Permasalahan Yayasan Tien En Tang Green Garden, Ini Penjelasan Polres Jakarta Barat

JournalReportase

Kadin Indonesia Perlu Semangat Baru, Annar Sampetoding : Jangan Seret Nama Presiden Jokowi

JournalReportase

Leave a Comment