Journal Reportase
Polri

Desak Polisi Tangkap Feri Amsari, Polda Metro “Digeruduk” Ratusan Petani

JAKARTA – Sekitar 400 massa dari elemen Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia berunjuk rasa di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/4/2026). Tuntutan mereka ialah mengecam pernyataan pakar hukum tata negara, Feri Amsari, mengenai Presiden Prabowo Subianto bohongi publik terkait swasembada pangan.

“Hari ini kita berdiri di sini bukan tanpa alasan. Kita datang membawa suara hati suara dari sawah, dari ladang, dari keringat yang selama ini sering diremehkan. Kami petani merasa kecewa, Kami petani merasa tidak dihargai kepada Feri Amsari, kami tegaskan jangan bicara soal pangan jika tidak memahami realita di lapangan,” ucap orator aksi.

Pihaknya memandang jika pernyataan akademisi Universitas Andalas tersebut sudah menggiring opini yang memecah belah bangsa.

“Kami melihat, kami merasakan swasembada itu nyata. Produksi meningkat, hasil panen kami berbicara, Jangan sebar hoaks. Jangan buat gaduh di tengah rakyat yang sedang berjuang,” tuturnya.

Oleh karena itu, polisi didesak untuk memproses Feri Amsari atas ucapannya tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami menuntut dengan tegas aparat penegak hukum harus bertindak.Jika ada penyebaran informasi yang tidak benar, usut dan tindak sesuai hukum,” tuturnya.

“Hari ini kami juga menyampaikan apresiasi terima kasih kepada Prabowo Subianto. Kami petani dan rakyat Indonesia, merasakan upaya menuju kemandirian pangan,” sambung dia.

Adapun 10 orang perwakilan massa aksi lalu melakukan audiensi dengan pihak Polda Metro yang diwakil oleh Kompol Achmad Fajrul Choir dari Ditreskrimum. (AY)

Related posts

Satlantas Polres Jakbar Dirikan Pos Pantau Cegah Pelanggaran Lalu-lintas Di Pintu Air Cengkareng

JournalReportase

Patroli Malam, Polres Jakarta Barat Terjunkan 168 Personel Gabungan

JournalReportase

Terkait Anak Hilang yang Ditemukan di Dekat SMPN 9 Kota Bekasi, Kapolsek Jatiasih: Sudah Balik ke Ibunya

JournalReportase

Leave a Comment