Journal Reportase
Breaking News

Datangi Kanwi Kemenag Jatim, LSM PRI Pertanyakan Aliran Dana BKBA yang Diduga Dipotong 50 Persen oleh Oknum Kemenag Bangkalan

 

BANGKALAN- JOURNALREPORTASE’- Lembaga Swadaya Masyarakat Pejuang Reformasi Indonesia (LSM PRI) mendatangi kantor Kanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim) , Senin ( 2/10/2023).

Kedatangan LSM PRI ini, guna mempertanyakan aliran dana Bantuan Kinerja dan Bantuan Afirmasi (BKBA) yang diduga ada potongan sebesar 50% di beberapa lembaga Madrasah jajaran Kemenag kabupaten Bangkalan.

Ketua LSM PRI Saiful Anam mengatakan dengan adanya dugaan Potongan program BKBA yang mencapai 50% berdampak pada kerugian Negara kurang lebih mencapai Rp 1 Milyar.

“Saya tidak tau ini modus dan sistemnya bagaimana, yang jelas program BKBA seharusnya nyampe terhadap lembaga penerima itu 150 juta, sedangkan menurut aduan beberapa lembaga terhadap kami hanya sisa 50% yaitu 75 Juta yang di terimanya jika di total sekabupaten bangkalan kurang lebih bisa sampai 1 Milyar,” ungkapnya.

Syaiful Anam mengecam Kanwil Jatim untuk fokus memperbaiki internal Kemenag Bangkalan sementara PRI akan membawa persoalan ini ke ranah hukum

“Apapun alasan dan bentuknya ini telah melanggar hukum, jadi saya harap kanwil Kemenag Jatim bisa ikut membenahi permasalahan ini karna kami juga akan melakukan langkah hukum,” ucapnya

Sementara PLT Kepala bidang pendidikan Madrasah (PENMAD) Santoso menanggapi adanya aduan dari LSM PRI pihaknya akan melakukan sidak ke lembaga yang diduga melakukan praktek pemotongan bantuan kinerja dan bantuan afirmasi (BKBA) yang ada di lingkungan Kemenag Kabupaten Bangkalan.

“Kami sangat berterimakasih, atas laporan dari teman-teman PRI, justru kami tidak mengetahui adanya pemotongan BKBA. Insyaallah dalam waktu dekat kami akan melakukan sidak ke lembaga dan juga Kementerian agama Kabupaten Bangkalan,”ujarnya.

Lanjut Santoso mengatakan jika nantinya memang benar adanya pemotongan maka pihaknya tidak segan-segan akan memberikan sangsi berat, bahkan sangsi hukuman akan kita terapkan nantinya

“Jika benar adanya hal yang di sampaikan oleh teman-teman pejuang reformasi Indonesia ini kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan secara tegas, dalam hal ini kami tidak main-main, maka dari itu dalam waktu dekat ini kami akan melakukan sidak, ke kemenag Bangkalan,“tukasnya

Sedangkan, Ach. Ghozali sekretaris Pejuang Reformasi Indonesia (PRI) berharap agar temuan ini menjadi atensi bersama baik Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur maupun aparat penegak hukum.

“Saya berharap temuan dugaan pemotongan Program BKBA di bangkalan ini menjadi atensi bersama khususnya aparat penegak hukum, karena hal-hal semacam ini sangat memungkinkan terjadi di daerah lain di jawa timur, di bangkalan tahun 2022 dan 2023 baru 15 lembaga penerima sedangkan di jawa timur merupakan penerima terbanyak se indonesia mencapai 575 lembaga penerima,” pungkasnya. (supyan)

Related posts

Sita Uang Korupsi Milyaran Rupiah PT PDS, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

JournalReportase

Antisipasi Terjadinya Potensi Kepadatan Lalu Lintas di Arus Balik Lebaran,  Kakorlantas Polri : Rekayasa Lalu Lintas akan Dilakukan

JournalReportase

PT Garuda Utama Persada Gelar “Jumat Berkah” ke-118: Komitmen dalam Berbagi Kebaikan

journalreportase

Leave a Comment