Journal Reportase
Opini

Dari Drama P21 Tahanan Politik, Hingga Babak Baru Sidang Terbuka Pertama—P22

Babak Baru Sidang Terbuka Pertama Muhamad Alif Rifda—P22.

Selasa, 14 April 2026.

Sidang terbuka pertama di Pengadilan Negeri kelas 1A.

Dijadwalkan pukul 09.00 WIB sampai selesai. Serang, Banten.

Ini lanjutannya dari “Drama P21.”
Dari polisi dipindah ke jaksa.

Katanya sudah ada surat edarannya.

Tapi, baru ada pergerakan pukul 10.20.

Jadwal mungkin hanya tepat waktu di atas kertas.

Padahal, Banyak yang hadir ketimbang sidang itu sendiri.Keluarga. Kawan-kawan yang datang membawa solidaritas.

Awalnya penuh. Himpit. Tapi tidak lama.

Satu pintu tertutup.Orang-orang menumpuk di luar. Menunggu.

Ruang sidang dipenuhi aparat. Tidak semua jelas ngapain.

Hal-hal yang tidak perlu dijelaskan,
Justru dijelaskan panjang.

Sementara “terbuka” itu sendiri seperti masih dicari.

Yang hadir menuntut supaya judul “terbuka” terasa nyata, bukan hanya tempelan pintu kaca.

Lalu, hening jalan perlahan, mengikuti sidang yang tak jelas suaranya.

Dua belas orang.
Dipisah.

Ada satu eksepsi yang diajukan.

Yang lain ikut dulu.
Masih nunggu arahan pengacara.

Mulai kelihatan bedanya.

Antara yang mengajukan eksepsi dan yang tidak.

Sidang berikutnya tidak bareng.
Dipisah hari.

Padahal jelas,
sidang pertama mereka bersamaan,
dan masih dalam satu perkara.

Dan.
“Ruang yang Tak Pernah Selesai.”

Tulisan tanggung jawab penuh penulis. 🙏🏻

Related posts

Polri, Setia Menjaga-Melayani

JournalReportase

Teater Politik Indonesia (Bag.3.-) “Drama Tirani Ambang Batas”

JournalReportase

Selamat Sore Bapak KASUDIN SDA JAK SEL.

JournalReportase

Leave a Comment