Journal Reportase
Breaking News

Cobra dan Buser Tangkap Salah Satu Pelaku Tewasnya Wanita Di Pinggir Pantai Dengan Tima Panas

JOURNALREPORTASE- LUMAJANG.- Tim Cobra Polres Lumajang dan Resmob Polres Jember, berhasil menangkap pelaku pembunuh seorang wanita tanpa busana, di wisata Pantai Paseban, Bulurejo, Paseban, Kencong, Kab. Jember yang sempat menggegerkan warga itu.

Dua pelaku yang merupakan dalang kematian wanita tanpa busana itu, ditangkap pada Jumat (25/1/2019) adalah Syafii (24) dan anak yang masih dibawah umur MNR (15), berstatus pelajar.

Dalam pengakuan tersangka penyebab tewasnya wanita tersebut bermula tersangka Syafi’i janjian bertemu dengan korban untuk berkencan. Informasi diperoleh sebelumnya mereka berdua juga pernah berkencan. “Korban memasang tarif sebesar Rp. 50.000,00 untuk sekali kencan,”pengakuan tersangka Syafii

Kemudian, Syafi’i mengajak MNR untuk bertemu dengan korban di wilayah Kota Lumajang. Setelah bertemu, Syafi’i menggonceng korban dengan menggunakan sepeda motornya. Sedangkan sepeda motor milik korban yakni Yamaha Mio Soul dikendarai oleh MNR menuju ke areal makam Sentono (pinggir sungai), Krajan 2, Ds. Dawuhan wetan, Kec. Rowokangkung, Kab. Lumajang.

Sesampai di lokasi, Syafi’i langsung bersetubuh dengan korban. Namun setelah selesai, terjadi adu mulut diantara keduanya dengan alasan korban meminta bayaran lebih kepada Syafi’i. Pelaku pun akhirnya emosi dan memukul korban pada bagian kepala dengan tangan kosong dan juga sempat beberapa kali memukul dengan helm milik korban. Melihat ada keributan, pelaky MNR menghampiri keduanya, namun korban terlanjur sudah setengah sadar.

Dalam keadaan panik, mereka berdua akhirnya melempar tubuh korban kesungai, tepatnya di sungai Bondoyudo Sentono Tebuan Lumajang. Aliran sungai tersebut mengalir kearah pantai paseban, sehingga korban terbawa arus hingga ke Pantai Paseban, Kab. Jember.

Dalam pengakuanya kepada penyidik, tersangka tidak tahu apakah saat dilemparkan ke arah sungai, korban dalam keadaan meninggal dunia atau belum.
Setelah kejadian tersebut, tersangka mengambil tas milik korban yang berisi perhiasan emas serta sepeda motor milik korban, dan selanjutnya  di jual di wilayah Kabupaten Situbondo.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban, menerangkan bahwa dari pengakuan pelaku, pembunuhan tersebut tidak di rencanakan dan murni karena emosi seusai cekcok diantara keduanya. “Pelaku mengatakan pada petugas bahwa tidak ada niatan membunuh korban sebelumnya. Tindakan kedua tersangka membuang jasad kearah sungai adalah reaksi panik,”terang Arsal.

Namun demikian, Kepolisian tidak langsung percaya atas pengakuan tersebut lantaran keduanya mengambil barang milik korban. “Kami akan terus mendalami penyelidikan, atas motif pembunuhan ini. ”ujar Arsal.

Yang menjadi perkatian untuk disampaikan bahwa dalam kasus terlibat satu orang tersangka yang masih anak dibawah umur.”,Sangat disayangkan, salah satu pelaku masih anak dibawah umur, ini membuktikan adanya degradasi moral dilingkungan kita. Menjadi PR kita bersama untuk membangun karakter dan kepribadian positif sejak usia dini” ungkap Arsal

Kasat Reskrim AKP Hasran menyatakan, pengungkapan ini kerjasama tim cobra Polres Lumajang dan Buser Polres Jember. motifnya masih akan kami dalami” ujar kasat reskrim.

Kasat Reskrim menceritakan, saat dilakukan penangkapan
Syafii melakukan perlawanan kepada petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan, timah panas mengenai kaki kiri, kemudian tersangka dibawa ke RS bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan.

Related posts

Resmi Dilantik PAMI DKI Siapkan Program

JournalReportase

Potensi Lonjakan Kendaraan Menuju Pelabuhan Tanjung Priok Pasca Idul Fitri, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

JournalReportase

Pananganan Covid-19 Kabaharkam Minta Kapolda dan Kapolres Masifkan Sosialisasi dan Edukasi Prokes Menuju New Normal Masyarakat

JournalReportase

Leave a Comment