JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sepakat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), dengan fokus khusus pada pembinaan generasi muda.
Kolaborasi strategis ini nantinya akan dirumuskan secara formal melalui Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan antara Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) beserta jajaran pengurus di kantor PBNU.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum untuk melanjutkan serta meningkatkan kolaborasi antara Polri dan NU yang selama ini telah terjalin baik hingga tingkat daerah.
Dalam keterangannya, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa Polri dan NU memiliki kesamaan visi dan tujuan dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan kondusif. Menurutnya, peran aktif tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan sangat krusial agar upaya pemeliharaan keamanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. “Kami juga apresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Ketua dan juga jajaran NU, karena selama ini kami terus terang sangat terbantu dan juga selalu sinergis dan kolaboratif di lapangan di dalam melaksanakan tugas-tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Suyudi.
Lebih lanjut, Kapolri menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda di tengah arus perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang berlangsung sangat cepat.
Ia menilai anak-anak dan remaja memerlukan bimbingan intensif agar mampu menyaring informasi, menghadapi berbagai persoalan secara tepat, serta terhindar dari tindakan yang melanggar hukum. “Kita punya PR besar karena anak-anak kita ini adalah generasi penerus bangsa, aset bangsa yang harus kita jaga, kita rawat, sehingga jangan sampai salah kita membina anak-anak kita,” tegasnya.
Melalui rencana kerja sama ini, Polri dan PBNU akan menyelaraskan berbagai program strategis yang dapat diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat. Kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat aspek edukasi, pelayanan publik, serta pendampingan langsung, khususnya bagi kalangan remaja dan anak-anak.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz menyambut baik kunjungan dan gagasan kolaborasi dari orang nomor satu di kepolisian tersebut. Gus Kikin menyatakan bahwa terciptanya ketertiban merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat yang sejalan dengan khidmat NU kepada umat.
Gus Kikin juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan para tokoh agama dalam menghadapi tantangan perubahan zaman, terutama dalam membimbing generasi penerus bangsa.
Ia berharap kebersamaan yang terjalin antara PBNU dan Polri dapat mewujudkan kehidupan masyarakat Indonesia yang semakin aman, harmonis, dan bermartabat.
Ke depan, PBNU dan Polri akan segera mematangkan format dan bentuk kerja sama konkret yang dapat dijalankan bersama.
Kedua belah pihak optimis, melalui sinergi yang terarah, upaya menjaga kamtibmas dan membina generasi muda akan memberikan dampak positif yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas.
