Journal Reportase
News

Sosialisasi Sambil Bagi Sembako, Kepala Suku Moora Imbau Warga Tak Terpancing Isu Papua Merdeka

Nabire – Kepala Suku Moora, Donatus Sembor, menggelar sosialisasi kebangsaan sekaligus pembagian paket sembako kepada masyarakat Suku Moora di Jalan Mamoribo, Kelurahan Sanoba Pantai, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Donatus menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Suku Moora.

“Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, khususnya pemerintah pusat, yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada saya pribadi beserta seluruh masyarakat Suku Moora,” ujar Donatus.

Ia menilai kegiatan sosialisasi yang dirangkaikan dengan pembagian sembako ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

Donatus menegaskan komitmennya bersama warga Suku Moora untuk terus menjaga persatuan dan kedamaian di lingkungan tempat tinggal mereka.

Ia juga mengimbau warga agar bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial.

“Kami mengajak seluruh warga agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama dari sumber yang tidak jelas kebenarannya. Jangan mudah terpengaruh berita bohong, provokasi, maupun informasi terkait isu Papua merdeka yang berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan,” tegasnya.

Menurutnya, setiap informasi harus disikapi secara kritis dengan mengutamakan kebenaran dan menjaga hubungan baik antar sesama.

Terkait bantuan sembako, Donatus menyebut bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban warga.

“Bantuan ini sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terutama di tengah kondisi harga sejumlah kebutuhan sehari-hari yang dapat memberatkan masyarakat,” katanya.

Ia berharap program bantuan sosial dan sosialisasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

“Kami siap mendukung kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat persatuan, serta menjaga situasi lingkungan agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkas Donatus.

Related posts

“Janji Negara ke Pesantren: Antara Simbolisme dan Kesenjangan Anggaran”

redaksi JournalReportase

Kalangan Ibu Rumah Tangga di Jakpus Bersyukur Dapat Penghasilan Tambahan Usai Jadi Relawan SPPG

redaksi JournalReportase

Konsen Urus Rakerwil, BEM SI Kerakyatan Wilayah BSJB Abaikan Aksi di Hari Tani Nasional

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»