Journal Reportase
News

Program Bedah Rumah Kemerdekaan Polda Metro Jaya Bawa Harapan Baru bagi Keluarga Nuriyah

TANGERANG-JOURNALREPORTASE- Program Bedah Rumah Kemerdekaan yang digelar Polda Metro Jaya membawa harapan baru bagi keluarga Nuriyah di Kampung Kabasiran RT 02/RW 04, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/8/2026).

Nuriyah bersama suaminya, Muis, dan lima anak mereka sebelumnya harus tinggal di rumah dengan kondisi yang memprihatinkan. Dinding rumah sudah rapuh dan nyaris ambruk. Sejumlah celah pada bagian dinding juga membuat angin mudah masuk, sehingga anak-anak mereka kerap merasa kedinginan saat malam hari.

“Dindingnya sudah mau bocor sampai mau ambruk. Anak-anak selalu kedinginan setiap malam karena angin masuk dari celah-celah rumah,” ujar Nuriyah.

Kondisi keluarga tersebut semakin sulit karena rumah yang mereka tempati tidak memiliki kamar mandi. Untuk memenuhi kebutuhan mandi maupun buang air, Nuriyah dan keluarganya harus menumpang ke rumah tetangga.

Melalui Program Bedah Rumah Kemerdekaan, rumah keluarga Nuriyah kemudian direnovasi menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman. Rumah tersebut kini juga telah dilengkapi kamar mandi, sehingga keluarga Nuriyah tidak lagi harus bergantung kepada tetangga untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Perubahan kondisi rumah itu disambut penuh rasa syukur oleh Nuriyah. Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Kapolri atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat, serta kepada Kapolda Metro Jaya beserta seluruh tim yang terlibat dalam proses renovasi.

“Sekarang rumah kami sudah sangat layak huni dan nyaman. Kami tidak perlu menumpang lagi ke rumah tetangga. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga seluruh kebaikan ini dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan rezekinya dilipatgandakan,” tutur Nuriyah.

Program tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga Nuriyah. Hunian yang sebelumnya menjadi sumber kekhawatiran kini dapat menjadi tempat berlindung yang lebih layak bagi Nuriyah, Muis, dan kelima anak mereka.

 

Related posts

Jadi Momentum Bina Diri, Ketua DPC GMNI Halut Dukung Konferda DPD GMNI Maluku Utara

redaksi JournalReportase

DPRD Maluku Soroti Anjloknya Pendapatan Pasar Mardika

redaksi JournalReportase

Duduki “Jabatan Basah” Kasi STNK Polda Metro, Mampukah Kompol Yusuf Bereskan Temuan Ombudsman soal Pelayanan Samsat?

Leave a Comment