Journal Reportase
Daerah

Merah Putih, Panjat Pinang dan Gotong Royong Warga Sanoba Merayakan 81 Tahun Indonesia

Nabire — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sanoba, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, berlangsung semarak. Warga tumpah ruah menyaksikan lomba panjat pinang yang digelar untuk remaja dan orang dewasa pada Senin, 17 Agustus 2026.

Kegiatan itu digagas Kepala Suku Moora, Donatus Sembor. Bagi Donatus, perayaan kemerdekaan tak cukup berhenti pada upacara. Momentum 17 Agustus, kata dia, perlu diisi dengan kegiatan yang mempertemukan warga dan memperkuat rasa kebersamaan.

“Perayaan kemerdekaan harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan yang menghibur sekaligus mempererat kebersamaan,” kata Donatus.

Donatus juga mengenang masa ketika dirinya menjadi lurah perintis Sanoba pada 1992-1997. Kala itu, dukungan anggaran untuk kegiatan masyarakat masih terbatas. Namun, berbagai kegiatan menyambut 17 Agustus tetap digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.

Perayaan tahun ini turut mendapat dukungan dan bantuan pemerintah pusat. Donatus mengapresiasi perhatian tersebut karena dinilai membantu pelaksanaan kegiatan sekaligus meningkatkan gairah masyarakat menyambut hari kemerdekaan.

Lomba panjat pinang dibagi dalam dua kategori. Pohon pinang yang lebih pendek diperuntukkan bagi peserta remaja, sedangkan pohon dengan ukuran lebih tinggi menjadi arena bagi peserta dewasa.

Antusiasme warga terlihat sejak persiapan hingga perlombaan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan berkumpul, menyaksikan perjuangan para peserta yang harus bekerja sama menaklukkan pohon pinang untuk meraih hadiah di puncaknya.

Menurut Donatus, semangat gotong royong dalam lomba tersebut merupakan gambaran kecil dari nilai yang harus terus dirawat setelah 81 tahun Indonesia merdeka.

Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal kembali makna persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Merah Putih.

“Merah Putih direbut dengan perjuangan, keringat dan darah. Mari kita jaga kemerdekaan ini bersama. NKRI harga mati. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81,” ujar Donatus.

Related posts

Hillary Brigitta Lasut Didapuk Jadi Ketua Relawan Bersama Prabowo untuk Jangkau Milenial dan Gen Z di Sulut

redaksi JournalReportase

33 Murid TK Al Fatah Karanganyar Alami Keracunan MBG, Satu Anak Dirawat di Rumah Sakit

redaksi JournalReportase

Pusat Layanan Onkologi dan Radioterapi RS Hermina Bekasi Sudah Dibuka

redaksi JournalReportase

Leave a Comment