Journal Reportase
Daerah

Wali Kota Syafrin Minta Jajarannya Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

JAKARTA – Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, meminta seluruh jajaran pemerintah di wilayahnya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya menghadirkan data yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan berbasis data.

Permintaan tersebut disampaikan Syafrin saat memimpin apel pagi sekaligus melepas Petugas Sensus Ekonomi 2026 di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).
Sensus Ekonomi 2026 telah dimulai sejak 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 1.527 petugas diterjunkan untuk melakukan pendataan melalui penyisiran bangunan usaha guna mengidentifikasi pelaku usaha beserta aktivitas ekonominya.

Dalam arahannya, Syafrin menegaskan bahwa apel pagi tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana menyampaikan informasi strategis, evaluasi kinerja, serta penguatan budaya kerja aparatur.
Ia mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa menjaga perilaku saat menjalankan tugas di tengah tingginya penggunaan media sosial oleh masyarakat.

“Saya mengajak kita semua untuk senantiasa menjaga perilaku dalam melaksanakan tugas. Jika ada ketidaksesuaian, masyarakat dengan mudah merekam, memotret, dan memviralkannya,” ujar Syafrin.

Menurutnya, birokrasi saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perkembangan digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence), hingga dinamika geopolitik global. Karena itu, peningkatan disiplin sebagai budaya kerja menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan daerah, termasuk ketahanan pangan dan energi.

Syafrin juga mengingatkan seluruh ASN agar menghilangkan sikap arogan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa jabatan dan pangkat merupakan amanah untuk melayani, bukan untuk dilayani.

“Ingatlah, meskipun hanya satu orang yang melakukan kesalahan perilaku, stigma negatifnya akan berdampak pada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mari jaga nama baik institusi dengan bersikap humanis,” tegasnya.

Terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Syafrin meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unit kerja, camat, hingga lurah untuk berperan aktif mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Menurutnya, hasil sensus akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran karena didukung data yang akurat dan mutakhir.

Kepada para petugas sensus, Syafrin berpesan agar menjalankan tugas secara humanis dengan mengedepankan komunikasi yang baik kepada masyarakat.

“Jika komunikasi petugas tidak baik, masyarakat mungkin akan enggan menerima dan memberikan informasi. Sekali lagi, data hasil sensus ini sangat kami butuhkan untuk perencanaan masa depan,” pungkasnya. (tanjung)

Related posts

Dugaan Pungli di Samsat Balaraja, Proses Balik Nama Dipatok Rp 200 Ribu?

redaksi JournalReportase

Jaga Situasi Kondusif dan Cegah Aksi Premanisme, Polres Semarang Gencarkan Patroli Malam Hari

redaksi JournalReportase

Lapas Langkat Gunakan Mesin Pompa Sedot Luapan Banjir

redaksi JournalReportase

Leave a Comment