JAKARTA – Koalisi Ojol Nasional (KON) mempertanyakan adanya pungutan ke driver pada program grab hemat. Hal tersebut dinilai memberatkan para pengemudi ojol.
Demikian disampaikan oleh Ncang Rahman melalui keterangan tertulis pada Journalreportase.com, Kamis (23/4/2026).
“Hapus berbayar pada program grab hemat.Kami dukung programnya tapi hapus berbayarnya,” ujar Rahman.
Oleh karena itu, pihak KON bakal mengadakan aksi di kantor Pusat Grab pada Rabu 29 April 2026 mendatang dengan tajuk ‘Aksi Moral & Keadilan, 294 Bergerak Serentak’ di kantor Pusat Grab.
“Kalau driver ikut program bike hemat, mereka dipungut bayaran maksimal Rp 20.000 untuk 10 orderan dalam satu hari,” ujar Rahman.
Skema potongan itu yang kemudian didesak ke manajemen Grab agar bisa dievaluasi secara menyeluruh agar tidak lagi menuai polemik bagi driver.
“Jadi minimal 10 order dipotong Rp 20.000 ribu per hari selebihnya sudah gak ada potongan. Jadi maksimal Rp 20.000 per hari kalau orderan di bawah 10 order ada skema potongan yang berlaku,” tandasnya.
