Jakarta — Journalreportase, – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Taman Benyamin Suaeb, Jakarta Timur, dengan mengangkat tema “Mari Kita Teladani Akhlak Mulia, Kasih Sayang, dan Ajaran Beliau dalam Kehidupan Sehari-hari.” Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri ratusan warga serta tokoh masyarakat, Sabtu, 29/11/2025
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali, Ketua Bamus Betawi Riano P. Ahmad, Kapolsek Jatinegara, serta Camat Jatinegara. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian nilai-nilai keagamaan sekaligus budaya Betawi.
Dalam sambutannya, Sekda DKI Marullah Matali menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai landasan membangun masyarakat yang beradab. “Ajaran Rasulullah tentang kasih sayang, toleransi, dan akhlak mulia harus terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam masyarakat urban seperti Jakarta,” ujar Marullah.
Sementara itu, tausiah disampaikan oleh Ustad Tile yang mengajak jamaah memperkuat persaudaraan dan menjauhi perpecahan. Ia menegaskan bahwa keteladanan Nabi merupakan pedoman sempurna bagi umat dalam menghadapi tantangan hidup modern.
Selain penyerahan bantuan kepada anak – anak yatim piatu rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan musik qosidah .yang membawakan lantunan puji-pujian kepada Rasulullah. Suasana religius dan penuh kebersamaan tampak dari antusiasme warga yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
H.Soleh ketua panitia pelaksana Maulid dalam keterangan persnya menuturkan jika tahun depan Bamus Betawi akan mengadakan kegiatan lagi ” insya allah berikutnya mungkin akan diadakan di museum lain yang ada dijakarta kita akan mengadakan roadshow ke museum-museum sehingga warga Jakarta tahu ada di mana aja itu museum mungkin ada di museum Patah Hila mungkin nanti akan diadakan di museum tekstil, mungkin nanti akan diadakan di museum keramik dan sebagainya ” jelasnya
acara sendiri menurutnya bukan hanya acara maulid tapi bisa dalam bentuk talkshow atau kegiatan lain ” Kami akan memperkenalkan budaya betawi lebih luas lagi kepada masyarakat sehingga budaya betawi bisa dikenal ” ungkapnya
Peringatan Maulid ini menjadi momentum bagi Bamus Betawi untuk memperkuat nilai-nilai budaya, spiritual, dan sosial masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga di tingkat lokal.
