Journal Reportase
Breaking NewsNasionalOlahraga

Upaya Banteng Pringgondani Membawa Olahraga Hockey Tembus ke Panggung Nasional

JournalReportase.com, Wakil Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI), Banteng Pringgondani mengatakan, perlu terobosan-terobosan dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga hockey di tanah-air. Diantaranya mempopulerkan hockey melalui tingkat sekolah.

Banteng merasa terpanggil untuk membangun kebanggaan olahraga Indonesia dengan cara meningkatkan profesionalisme kepengurusan olahraga hockey.

“Saya sedang berupaya untuk lebih memperkenalkan secara maksimal olahraga hockey di tanah air khususnya kepada kalangan generasi muda melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah serta memberikan bantuan peralatan olahraga hockey”, kata Banteng Pringgodani kepada sejumlah media pada hari Jumat (12/10/2018) di Jakarta.

Seperti diketahui Banteng memang bukan orang baru di dunia hockey, sejak kecil ia sudah diperkenalkan oleh kedua orangtuanya yang juga atlet hockey.

“Olahraga ini sudah mendarah daging dalam diri saya dan rasa sulit untuk memisahkan saya dengan olahraga ini, saya mulai menekuni olahraga hockey sejak kelas 1 SMA, meski begitu saya tak memaksakan anak untuk mengikut jejak saya, tetapi salah satu dari 3 anak saya ada yang mulai mengikuti jejak saya di olahraga ini”, ucap suami dari Trini Puspa Lestari ini.

Saat ini keinginan mulia dari Banteng Pringgodani adalah memajukan olahraga hockey untuk menjadi salah satu olahraga kebanggaan bangsa yang juga patut mendapat apresiasi dan dukungan banyak pihak untuk meraih prestasi gemilang yang menjadi cita cita seluruh bangsa Indonesia.

“Saya berharap olahraga ini bisa menjadi salah satu cabang olahraga yang menjadi kebanggaan bangsa untuk menggemakan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di berbagai kompetisi dunia”, pungkas Banteng.

“Kami menyadari prestasi hockey saat ini belum maksimal. Perlu adanya terobosan-terobosan diantaranya dengan memasalkan hockey di sekolah-sekolah. Jika perlu hockey menjadi kurikulum wajib di tingkat Sekolah Dasar,” lanjut mantan atlet hockey itu kepada wartawan di Jakarta, Jumat(11/10).

Menurutnya, meski di pertandingan ajang Asian Games 2018 lalu, prestasi hockey Indonesia belum mumpuni hal itu lantaran olahraga hockey belum populer sehingga sulit untuk menjaring atlet-atlet potensial.

“Dengan pemasalan di sekolah secara berjenjang dari tingkat SD hingga SMA maka untuk menjaring bibit atlet potensial tidak sesulit seperti saat ini. Ada beberapa daerah yang memulainya seperti Kota Semarang,” ungkap Calon Anggota Legisatif (Caleg) PDI-P Dapil I Jawa Tengah itu.

Selain pemasalan, upaya lainnya untuk mendongkrak prestasi hockey adalah dengan melaksanakan liga hockey ditingkat daerah.

“Nantinya, juara-juara dari Liga di daerah akan tampil di Grand Final yang berlangsung di Jakarta. Selama ini, kami menjaring atlet hockey untuk tim nasional dari berbagai event seperti Kejurnas maupun PON. Tapi, jika konsep Liga berputar di 1 Pemrov FHI berputar, bukan tidak mungkin lebih banyak lagi muncul bibit-bibit atlet potensial,” kata Banteng Pringgondani yang pernah memperkuat tim Trisakti Hockey Club itu.

Selain itu, Banteng Pringgondani juga menambahkan, daerah diharapkan memiliki fasilitas lapangan yang memenuhi syarat dan tidak hanya terpaku pembangunannya jika ada penyelenggaraan PON saja.

“Jika hanya mengandalkan dana dari Pemerintah saja tidak mungkin. Perlu adanya terobosan untuk merangkul pihak swasta untuk ikut membangun sarana dan prasarana hoki di daerah-daerah,” pungkasnya.

Menurutnya, bangsa Indonesia yang mempunyai jumlah penduduk ke empat terbesar di dunia, sudah seharusnya kaya akan prestasi olahraga, tapi sayangnya prestasi olahraga Indonesia belum maksimal. Termasuk di cabang Hockey.

“Meskipun perhatian pemerintah sudah maksimal, namun sayangnya kualitas sumber daya manusia kita masih kurang, tapi kami tak menyerah, kami akan terus memperkenalkan olahraga hockey ini secara maksimal, kepada masyarakat sejak usia dini”, ujar pria kelahiran 30 Mei 1978 ini.

Seperti diketahui sejak 1999 Banteng jadi anggota PDI-P dan bekerja di DPR RI mulai dari Aspri, staf khusus Dapil, sejak 2008-2013 sebagai tenaga ahli, 2009-2013 sebagai tenaga ahli Utut Adianto di DPR RI.

 

 

 

 

Related posts

Kapolsek Tanjung Duren Pimpin Pengamanan Perayaan Imlek Di Sejumlah Vihara

redaksi JournalReportase

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Buka Pelatihan Budaya Pelayanan Prima

redaksi JournalReportase

Komandan Lantamal III Wakili TNI AL Kerjasama Penggunaan Lahan Dengan PLN

redaksi JournalReportase

Leave a Comment