JAKARTA-JOURNALREPORTASE – Demi menjaga eksistensi hingga mengembangkan bidang usaha dan profesi di sektor Biro Jasa pengurusan yang berkaitan dengan STNK-BPKB, memicu Taryudi untuk berinovasi.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai Karyawan Diperbantukan (Karban) pada Subdit Regident Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sekaligus pemilik Biro Jasa STNK-BPKB ini akhirnya cetuskan ide mendirikan semacam komunitas yang menghimpun pelaku usaha yang sama.
Dirinya lalu melabeli komunitasnya dengan nama Aliansi Biro Jasa Antar Daerah (ABJAD).
Respons santai pun disampaikannya kala disinggung apa saja yang mendasarinya dalam menggagas paguyuban itu.
“Cari terobosan,” ucap Taryudi.
Sebab, selama ini dari sekian banyaknya Biro Jasa STNK-BPKB di tanah air belum ada yang mewadahinya.
Selain memang pasar dari usahanya cukup menjanjikan, mengingat fakta di lapangan banyak masyarakat yang berprinsip tidak ingin ribet. Sehingga memanfaatkan jasa tersebut jadi pilihannya.
Gomes (39), seorang warga Jakarta Barat, memandang positif adanya kehadiran perkumpulan tersebut.
“Saya sebagai pengguna Biro Jasa STNK melihat adanya komunitas ABJAD merupakan konsep yang keren. Karena bisa menjembatani antara konsumen dengan pelaku usaha dimaksud. Sehingga lebih mudah dan terkoordinir,” kata Gomes. (AY)
