Journal Reportase
Nasional

Solat Idul Adha Bersama Warga Binaan, Lapas Cipinang Salurkan Hewan Kurban Sapi dan Kambing

JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Petugas Lapas Kelas I Cipinang bersama warga binaan melaksanakan solat Idul Adha, di Lapas Kelas I Cipinang, Minggu (10/7).

Pelaksanaan solat Idul Adha kali ini dipimpin oleh Ustadz Baginda Hambali Siregar, berjalan dengan khidmat.

Peringatan Hari Raya Idul Adha identik dengan hari raya haji dan pelaksanaan kurban. Pada pelaksanaan ibadah haji, kaum muslimin sedang menunaikan Haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah.

Peringatan kurban merupakan peristiwa ketika Nabi Ibrahim A.S. bersedia untuk mengorbankan putranya untuk Allah, kemudian sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan domba.

Dalam khutbahnya, Ustadz Baginda Hambali menyampaikan makna simbolik dari Hari Raya Idul Adha, diantaranya ; Pertama, ketakwaan. Pengertian taqwa terkait dengan ketaatan seorang hamba pada Sang Khalik dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Nya.

“Koridor Islam mengemas kehidupan secara harmoni seperti halnya kehidupan dunia-akherat. Bahwa meraih kehidupan baik (hasanah) di akhierat kelak perlu melalui kehidupan di dunia yang merupakan ladang untuk memperbanyak kebajikan dan memohon ridho Nya agar tercapai kehidupan dunia dan akherat yang hasanah,”ujar Baginda

Kemudia, kedua, hubungan antar manusia. Ibadah-ibadah umat Islam yang diperintahkan Tuhan senantiasa mengandung dua aspek tak terpisahkan yakni kaitannya dengan hubungan kepada Allah (hablumminnalah) dan hubungan dengan sesama manusia atau hablumminannas.

“Ajaran Islam sangat memerhatikan solidaritas sosial dan mengejawantahkan sikap kepekaan sosialnya melalui media ritual tersebut. Hikmah yang dapat dipetik dalam konteks ini adalah seorang Muslim diingatkan untuk siap sedia berkurban demi kebahagiaan orang lain khususnya mereka yang kurang beruntung, waspada atas godaan dunia agar tidak terjerembab perilaku tidak terpuji seperti keserakahan, mementingkan diri sendiri, dan kelalaian dalam beribadah kepada sang Pencipta,” urainya.

Ketiga, peningkatan kualitas diri. Hikmah ketiga dari ritual keagaamaan ini adalah memperkukuh empati, kesadaran diri, pengendalian dan pengelolaan diri yang merupakan cikal bakal akhlak terpuji seorang Muslim. Akhlak terpuji dicontohkan Nabi seperti membantu sesama manusia dalam kebaikan, kebajikan, memuliakan tamu, mementingkani orang lain (altruism) dan senantiasa sigap dalam menjalankan segala perintah agama dan menjauhi hal-hal yang dilarang.

Keempat, bagi yang menunaikan ibadah haji, pada waktu wukuf di Arafah memberi gambaran bahwa kelak manusia akan dikumpulkan dipadang mahsyar untuk dimintai pertanggung jawaban.

Usai pelaksanaan ibadah solat, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban. Pada tahun 2022 ini, terdapat 9 ekor sapi dan 6 ekor kambing yang dikurbankan di Lapas Kelas I Cipinang. Salahsatunya ada 1 ekor sapi yang diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM, Bapak Yasonna H Laoly.

Ka. Lapas Kelas I Cipinang, Tonny Nainggolan, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bapak Menkumham atas pemberian 1 ekor sapi kepada Lapas Kelas I Cipinang.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat bersama-sama memperingati Hari Raya Idul Adha dalam keadaan sehat. Kami ucapkan selamat memperingati hari raya Idul Adha kepada rekan-rekan semua yang memperingatinya. Tak lupa, kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Menkumham atas pemberian 1 ekor sapi untuk Lapas Cipinang hari ini. Semoga segala bentuk pengorbanan kita semua menjadi pahala dan amal kebaikan bagi kita semua,” ucap Tonny saat melakukan penyerahan hewan kurban secara simbolis kepada Kepala Bidang Pembinaan, Aldikan Nasution.

Related posts

Lepas Mudik Gratis Polri di GBK, Kapolri : Bantu Masyarakat Pulang Kampung

redaksi JournalReportase

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Hadiri Festival Budaya Perbatasan Suku Kanum

redaksi JournalReportase

Polsek Kebun Jeruk Salurkan 150 Paket Sembako Untuk Warga

redaksi JournalReportase

Leave a Comment