JAKARTA- Polda Metro bersama Pemprop DKi kembali akan melebarkan kegiatan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro dari kampung ke kampung. ” Kita akan lakukan patroli masuk kampung keluar kampung guna mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga lonjakan positif covid 19 bisa ditekan,” demikian dikatakan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M. Fadil Imran kepada wartawan, Jumat (26/6),
Palaksanaan patroli masuk kampung ke luar kampung dalam memperkuat PPKM dinilai salah satu upaya yang tepat. ” Masyarakat masih banyak yang bandel berkerumun,”tukas Fadil Imran.
“Kami juga akan mengingatkan masyarakat yang tidak menggunakan masker, khususnya di wilayah-wilayah yang angka penyebaran covidnya masih tinggi atau di zona merah atau zona oranye,” sambungnya.
Dari pengamatan Tim di lapangan dan dari observasi bersama jajaran Polda Metro Jaya, masih ditemukan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan ( prokes) .” Jadi masih ada yang belum peduli pentingnya mematuhi protokol kesehatan, terutama di pemukiman perkampungan. Dari hasil pengamatan kami, termasuk observasi saya (Kapolda) keluar masuk kampung masih ada yang tak patuhi protokol kesehatan salah satunya tidak pake masker,” ucap Fadil.
Nantinya, lanjut Fadil mengatakan bahwa Petugas Kepolisian bersama TNI dan Pemrov DKI Jakarta akan melakukan Patroli 1×24 Jam dan terbagi menjadi 3 shift, tujuannya agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan.
“Mudah-mudahan kegiatan yang dilaksanakan 1×24 jam ini dengan 3 shift, bisa meningkatkan kesadaran partisipasi masyarakat,” ujarnya.
“Kami akan terus berbuat, memperkuat basis komunitas PPKM Mikro, melakukan penegakan hukum, sosialisasi, dan sebagainya,” tutur Fadil.
Fadil mengatakan, penerapan kebijakan PPKM dengan membatasi mobilitas masyarakat dianggap berhasil untuk mengendalikan kegiatan yang berpotensi terjadinya kerumunan.
“Penerapan kebijakan PPKM dengan melakukan penutupan di sebagian ruas jalan dinilai efektif. Program ini kami anggap berhasil untuk mengendalikan atau membatasi mobilitas,” tandas Fadil.
