Journal Reportase
Breaking News

30 Mobil Berikut Komplotan Penggelapan Dibawa Ke Polda Metro Jaya

JAKARTA- JOURNALREPORTASE- Polisi dari Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kejahatan penggelapan mobil rental. Dari pengungkapan itu, 4 pelaku berhasil ditangkap satu diantaranya adalah seorang perempuan berinisial NT (24) yang merupakan otak penjualan mobil. Komplotan tersebut ditangkap di daerah Tebet saat hendak melakukan transaksi jual mobil.

Dalam keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/5), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus didampingi Kasubdit Ranmor AKBP Tahan Marpaung, membeberkan, dari hasil pengungkapan kejahatan ini, polisi berhasil mengamankan ebanyak 30 mobil rental yang sudah di data. Selanjutnya penyidik masih terus akan menyita mobil yang masih ada. Pasalnya, diperkirakan sekitar 20 mobil rental akan diamankan dan ini masih dikembangkan.

Tersangka NT yang merupakan otak pennggelapan mobil, sejak Oktober 2020 terang Yusri telah melakukan aksi menjual mobil yang disewa dari rental dan leasing. Selama kurun waktu 6 bulan diperkirakan ada 50 mobil yang dia gelapkan.

Modus operandi yang dilakukan lanjut Yusri mengatakan bahwa tersangka NT melakukan sewa mobil selama 1 bulan di rental dengan bayar sewa cash. Setelah mendapat sewa mobil tersebut tersangka NT langsung menjualnya dengan bermodolkan STNK. Kemudian untuk mengelabui pembeli NT menjanjikan akan secepatnya memberikan BPKB mobil tersebut.

“Tersangka NT sejak Oktober 2020, sudah melakukan aksinya menyewa mobil rental, kemudian mobil rental tersebut digelapkan atau dijual. Ada sekitar 50 unit mobil rental telah mereka gelapkan,” ujar Yusri.

Yusri menjelaskan, mobil-mobil yang di rental tersangka NT dijual di bawa harga pasaran mobil. NT menjual mobil melalui akun media sosial Facebook.

“Harga mobil dijual tergantung jenis mobilnya. NT membagi hasil penjualan mobil terhadap tersangka TG, MR dan ZI sebesar 5 persen dari penjualan perunit. Tersangka ZI tidak ikut ditampilkan, karena positif Covid-19,” jelasnya.

Saat menjual mobil kepada pembeli, NT mengatakan BPKB akan menyusul. Ketika petugas melakukan undercover untuk membeli mobil Toyota B 1567 SIZ dengan harga Rp 35 juta.

“Tersangka menyewa mobil Toyota B 1567 SIZ dengan harga Rp 6 juta selama 1 bulan. Namun, baru 1 hari disewa mobil langsung dijual tersangka NT,” tutur Yusri.

Yusri menghimbau kepada pemilik rental mobil, yang merasa mobilnya tidak kembali setelah di rental tersangka NT, diharapkan mendatangi Subdit Ranmor Polda Metro Jaya untuk mengurusnya dan gratis

“Kepada pemilik rental mobil harap membawa dokumen resmi untuk mengambil kendaraan tersebut dan tida ada biaya pengurusan alias gratis, ” tandas Yusri.

Related posts

Gelar Maulid Nabi, Walikota Support penuh PWI Jaksel | Joni Matondang: PWI – Pemko tetap Solid & Bersinergi

JournalReportase

KASAL RESMIKAN RUMAH SAKIT DARURAT COVID-19 TNI AL PASIR ANGIN

JournalReportase

Pencuri Lampu Billboard Diamankan Polsek Grogol Petamburan

JournalReportase

Leave a Comment