JAKARTA,- Sebanyak 659 Bintara lulusan Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido, disumpah dan janjinya oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Nana Sudjana, di Cigombang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/3).
Dengan secara resmi disumpah, mereka Ratusan bintara baru itu akan ditempatkan oleh Mabes Polri ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Tadinya saya berharap kalian akan semuanya bersama-sama saya di Polda Metro Jaya. Namun, tadi malam saya saya mendapat informasi bahwa penentuan kelulusan dan penempatan adalah wewenang Mabes Polri,”tutur Nana dalam sambutannya.
Hadir dalam acara itu antara lain orang tua dan keluarga para Bintara Baru, para Kapolres di lingkungan Polda Metro Jaya, Ibu-ibu Bhayangkari Polda Metro Jaya dan Yayasan Kemala Bhayangkari serta PNS di lingkungan Polri. Selain itu hadir pula sejumlah perwakilan dari Badan Narkotika Nasional, Kodim dan Polres Bogor, serta para undangan lainnya termasuk kalangan media.
Menurut Nana, alumni SPN Lido ini resmi berpangkat Bigadir Dua (Bripda) setelah pelantikan dan pengambilan sumpah. Selanjutnya mereka akan ditempatkan, antara lain di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
“Untuk penempatan Mabes Polri ada 143 personel, menyebar di Bareskrim, Binmas, Intelkam, juga Baharkam. Yang di NTT, Sulawesi Utara, dan Papua ada 43 personel,”lanjut Nana
Dari seluruh SPN yang tersebar di Indonesia, pada tahun ajaran 2019-2020 ini Polri meluluskan 8.869 Bintara remaja terdiri atas 8470 laki-laki dan 399 bintara polisi wanita setelah menjalani pendidikan sekitar tujuh bulan. “Atas nama pimpinan Polri saya mengucapkan selamat kepada semuanya. Jadilah polisi yang promoter: profesional, modern, dan terpercaya,” ucap Kapolda Nana berpesan.
Dalam kesempatan itu, Nana juga mengingatkan agar para bintara melaksanakan tugas sebaik-baiknya sejak pelantikan sebagai polisi. Pendidikan, katanya merupakan anugerah Allah Subhanahu ta’ala yang harus senantiasa saudara syukuri ingat pula bahwa keberhasilan saudara menyelesaikan pendidikan ini tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga terutama orang tua.”Tunjukkan kepada mereka bahwa saudara yang berprestasi senantiasa menjaga kehormatan diri dan institusi serta menjadi teladan dan kebanggaan bagi masyarakat bangsa dan negara,” tandasnya.
