Journal Reportase
Otonomi Daerah

Patroli Polres Lumajang Berikan Rasa Nyaman Nikmati Indahnya Puncak B 29 

JOURNALREPORTASE,-LUMAJANG,-Salah satu meningkatkan pertumbuhan perekonomian lebih baik di suatu daerah adalah membangun dan mempromosikan tempat
wisata lebih diminati bagi para pelancong atau wisatawan lokal dan asing datang di tempata wisata yang memberikan daya tarik sendiri dan tidak ada di daerah lain.

Di Kabupaten Lumajang Propinsi Jawa Timur ada sejumlah tempat yang memiliki kelebihan yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Karena untuk diketahui, geografis Lumajang merupakan salah satu wilayah dikelilingi pegunungan, sehingga mempunyai banyak destinasi wiasata alam yang sangat indah.

Salah satu contoh wisata alam yang ada di Lumajang adalah puncak B 29 yang biasa di sebut “Negeri diatas awan”. Puncak Bukit 29 atau B29 adalah bagian dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sementara, TNBTS masuk ke dalam program pengembangan destinasi wisata yang akrab disebut 10 Bali Baru.

Medan yang ditempuh cukup menantang. Pasalnya, melewati jalanan aspal, paving block, dan tanah dengan kemiringan 10 hingga 40 derajat ditambah lagi, beberapa tikungan tajam khas wilayah pegunungan.

Kemudian, kanan kiri jalanan desa yang lebarnya bervariasi antara satu hingga tiga meter itu adalah ladang sayuran milik warga suku Tengger.

Namun, berbeda dengan ladang umumnya, lahan yang mayoritas ditanami kubis, bawang daun, dan kentang itu berada di kemiringan sekitar 70 derajat.

Tak hanya itu, barisan bukit dan lembah menghijau disertai kabut dengan udara dingin yang “menggigit” jemari pun mewarnai perjalanan penuh sensasi sekitar 15 menit tersebut.

Begitu sampai di gerbang Bukit 29, satu per satu motor berhenti dan diparkir di sana. Para pengunjung kemudian mendaki sekitar 100 meter ke puncak bukit yang sudah terlihat di depan mata.

Salah satu tujuan para wisatawan ke destinasi wisata baru di kawasan TNBTS itu, menyaksikan sunrise atau matahari terbit. Momen terbaik adalah menunggu di atas bukit sejak pukul 04.00 WIB.

Bahkan, saking penasaran dan tidak terlewatan momen yang indah dan menarik tak sedikit pengunjung yang berkemah atau menggelar tenda di atas bukit yang dahulu disebut Songolikur (sebutan angka 29 dalam bahasa Jawa).

Sesampai di puncak bukit berketinggian 2.900 meter di atas permukaan laut (mdpl), mata para pengunjung dimanjakan pemandangan indah menawan pegunungan Tengger.

Wisatawan memang dapat menikmati detik-detik matahari terbit di ufuk timur. Awan “tumpah” pun dapat dilihat baik dari sisi timur dan barat. Pemandangan awan “tumpah” paling menarik adalah dari arah barat atau lautan pasir Gunung Bromo yang puncaknya setinggi 2.392 mdpl.

Dengan banyaknya para pelancong lokal dan asing yang datang untuk  ingin melihat keindahan Puncak B 29 dengan negeri diatas awannya Polres Lumajang tidak mau kecolongan, Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban memerintahkan anggotanya berpatroli di wilayah wisata tersebut.

“Betul Kabupaten Lumajang mempunyai tempat wisata yang disebut negeri di atas awan tepatnya di puncak B 29, banyak wisatawan yang berkunjung disana karena keindahannya, maka dari itu saya perintahkan anggota untuk berpatroli diwilayah tersebut,”ujarnya.

Tujuan kegiatan patroli, tandas Arsal agar wisatawan merasa aman nyaman dan terpuaskan saat menikmati keindahan negeri diatas awan tersebut.

Related posts

Bersama Forkompimda Bupati Kendal Temui Korban Bencana Angin Puting Beliung

JournalReportase

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat di Pekan Budaya Lumajang ke 763

journalreportase

Loyal dan Disiplin, Kapolsek Tambora Penghargaan Kepada Tiga Anggotanya

JournalReportase

Leave a Comment