JAKARTA- JOURNALREPORTASE –Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) yang diinisiasi oleh Polda Metro Jaya mendapatkan sambutan positif serta apresiasi dari masyarakat. Program ini dinilai efektif dalam membantu warga yang kesulitan mencari pekerjaan melalui perluasan akses informasi, pelatihan keterampilan, serta penciptaan peluang kerja.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto menjelaskan bahwa POLIRAN merupakan bagian dari implementasi program Polisi Bersama Masyarakat. Melalui inisiatif ini, jajaran kepolisian aktif mendata warga yang membutuhkan pekerjaan dengan memetakan tingkat pendidikan serta keterampilan yang dimiliki.
Tidak hanya berhenti pada pendataan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan solusi konkret bagi warga yang belum memiliki keahlian khusus. Rencananya, kepolisian akan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah daerah untuk memberikan pelatihan keterampilan yang relevan bagi masyarakat.
Guna memperluas kesempatan kerja secara nyata, langkah strategis turut ditempuh Polda Metro Jaya dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama PT Rumah Walet Indonesia dan PT Trigunapratama Abadi pada Kamis (5/11/2026). Kerja sama ini dirancang khusus untuk menjembatani dan menghubungkan para pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja di sektor swasta.
Kehadiran program ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di lapangan. Ahmad Fauzan Ramadan, warga Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui program POLIRAN melalui proses pendataan dari rumah ke rumah yang turut dibantu oleh Bhabinkamtibmas setempat.
”Ini sangat membantu masyarakat karena lebih mempermudah dan menjadi jembatan untuk mendapatkan pekerjaan. Jadi, masyarakat yang ingin bekerja bisa lebih dipermudah,” ujar Ahmad Fauzan, Kamis (5/11/2026).
Sentimen serupa juga disampaikan oleh Ismawati, seorang warga Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia menyambut baik program POLIRAN dan menaruh harapan besar agar program ini terus berlanjut serta merangkul lebih banyak perusahaan mitra, terutama yang lokasinya berada di dekat pemukiman warga untuk membantu generasi muda yang kesulitan mencari pekerjaan.
”Harapan saya, program yang sekarang diadakan bisa dilanjutkan dan ditambah lagi perusahaan-perusahaannya. Kalau bisa, yang terdekat dengan tempat tinggal kami,” tutur Ismawati.
