JAKARTA- JOURNALREPORTASE – PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dalam ajang The Iconomics Forum 2026 yang mengusung tema “Mengkatalisasi Ekonomi Daerah: Pembiayaan, Investasi, dan Kolaborasi untuk Pertumbuhan” di Jakarta, Kamis (15/10), Jasa Marga sukses memborong dua penghargaan sekaligus untuk kategori korporasi dan individu.
Untuk kategori korporasi, Jasa Marga dinobatkan sebagai penerima penghargaan Indonesia Customer Satisfaction Champions Awards 2026 untuk Kategori Toll Road Customer Service. Sementara itu, untuk kategori individu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga, Pramitha Wulanjani, sukses meraih penghargaan 4th Indonesia Most Innovative Chief Financial Officer (CFO) Awards 2026. Kedua penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Corporate Finance & Investor Relations Senior Group Head Jasa Marga, Haning Pangastuty, yang mewakili manajemen.
Penghargaan bagi kategori korporasi diberikan atas penilaian kinerja pelayanan pelanggan terbaik di industri jalan tol. Keberhasilan ini merefleksikan konsistensi perusahaan dalam mengintegrasikan teknologi informasi, keandalan penanganan darurat, hingga pemeliharaan fasilitas jalan tol guna menjaga kenyamanan pengguna jalan. Di sisi lain, penghargaan CFO inovatif diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dalam mengawal efisiensi investasi, pengendalian keuangan, serta tata kelola risiko korporasi.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan terhadap kinerja pelayanan Jasa Marga Group. Menurutnya, pencapaian ini merupakan bukti nyata dari kerja keras seluruh Roadster Jasa Marga dalam menjadikan kepuasan pengguna jalan sebagai prioritas utama.
”Jasa Marga secara konsisten bertransformasi menjaga keandalan tiga pilar layanan, mulai dari preservasi kualitas jalan tol, pemenuhan kelengkapan dan kenyamanan fasilitas rest area, hingga kepastian penyampaian informasi lalu lintas yang cepat dan akurat melalui Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) dan aplikasi Travoy,” jelas Rivan dalam keterangannya. Ia juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan layanan tersebut harus didukung oleh fondasi keuangan dan tata kelola perusahaan yang sehat serta inovatif.
Sementara itu, Founder & CEO The Iconomics, Bram S. Putro, menekankan pentingnya sinergi antarpemangku kepentingan dalam menjembatani berbagai tantangan pembangunan daerah—mulai dari efisiensi fiskal, ketersediaan data investasi yang transparan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, tantangan tersebut memerlukan pembentukan persepsi publik yang positif melalui komunikasi yang objektif.
”Isu yang sering muncul ketika membicarakan perekonomian daerah adalah pemerataan pertumbuhan, keterbatasan fiskal, hingga investasi yang belum optimal memberikan manfaat lokal. Bagi kami, celah ini harus diisi melalui kolaborasi yang mampu membentuk narasi yang objektif dan konstruktif,” ujar Bram.
Melalui pencapaian ini, Jasa Marga semakin termotivasi untuk menjaga keseimbangan antara kualitas pelayanan publik dan kesehatan finansial korporasi. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memodernisasi ekosistem jalan tol melalui pemanfaatan teknologi, penguatan tata kelola yang transparan, serta mengutamakan kepuasan pelanggan guna mendukung pergerakan roda ekonomi nasional.
