Journal Reportase
News

Kesepakatan Dilanggar, Tuan Tanah di Otogedu Ende Hentikan Proyek Dapur MBG 3T

Ende – Pekerjaan pemasangan pipa saluran limbah di lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) 3T di Desa Otogedu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, dihentikan sementara oleh tuan tanah setempat, Jumat (16/10/2026). Penghentian tersebut dilakukan karena tuan tanah menilai pihak investor mengingkari kesepakatan awal terkait perekrutan tenaga kerja lokal.

Menurut keterangan Nabaz, tuan tanah Desa Otogedu, kesepakatan itu dibuat secara lisan saat pihak investor pertama kali datang ke desa pada awal November 2025. Saat itu disepakati seluruh karyawan dapur MBG, termasuk tenaga akuntansi dan ahli gizi, akan diambil alih dan dikelola oleh tuan tanah.

Persoalan mencuat saat ada pengantaran barang ke dapur MBG pada Jumat siang. Nabaz mendatangi lokasi dan menanyakan langsung kepada dua orang yang disebut sebagai investor dapur MBG 3T, yakni Yani dan Wely, terkait posisi tenaga akuntansi. “Kami sudah siapkan berkas untuk tenaga akuntansi, tinggal serahkan saja,” ujar Nabaz.

Namun, pihak investor menjawab bahwa tenaga akuntansi sudah ada dan didatangkan dari Ende. Nabaz mengaku dalam pertemuan tersebut sempat diludahi oleh pihak investor.

Atas kejadian itu, Nabaz meminta para pekerja menghentikan pemasangan pipa limbah. Para pekerja pun menghentikan aktivitas. Ia juga meminta pekerja memanggil atasan mereka untuk datang ke rumahnya guna membicarakan persoalan tersebut bersama tokoh adat. “Kami minta tetap sesuai kesepakatan awal. Semua karyawan itu dari kami yang tangani,” tegas Nabaz.

Hingga berita ini diterbitkan, tuan tanah bersama Bapa Mosalaki mengaku masih menunggu kedatangan pihak investor untuk berdialog. Adapun tuntutan tuan tanah yakni agar investor menjalankan kesepakatan awal bahwa seluruh tenaga kerja dapur MBG berasal dari dan dikelola tuan tanah, segera datang menemui tuan tanah dan Bapa Mosalaki untuk musyawarah, memberikan penjelasan terbuka soal perekrutan tenaga akuntansi dari Ende, serta meminta pemerintah desa, kecamatan, dan pihak terkait program MBG turun tangan memfasilitasi penyelesaian.

Related posts

Diduga Libatkan Bupati, DPP GMNI Laporkan Dugaan Perampasan Lahan Transmigrasi di Halmahera Utara

redaksi JournalReportase

Ipda Haidar Yaafi, Perwira Muda Korlantas Polri Lulusan Edinburgh Bedah Akar Kemacetan Indonesia

redaksi JournalReportase

Hillary Brigita Lasut Optimistis Elly Engelbert Lasut Mampu Bertarung Tanpa Koalisi di Pilgub Sulut

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»