Journal Reportase
News

FKMI Nabire Gelar Mimbar Bebas, Peringati 1 Tahun Soangama Berdarah

Nabire – Forum Komunikasi Mahasiswa/i Kabupaten Intan Jaya (FKMI) Nabire menggelar mimbar bebas di area Pasar Karang Barat, Nabire, Papua Tengah, Kamis (15/10/2026). Aksi ini diikuti lebih dari 50 mahasiswa untuk memperingati satu tahun Peristiwa Soangama Berdarah.

Aksi mengusung tema ‘Melawan Lupa dan Merawat Ingatan: Satu Tahun Peristiwa Soangama Berdarah, 15 Oktober 2025’. Aksi dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Jonatan Sani dan Wakil Korlap Penias Selegani.

Menurut FKMI, peristiwa Soangama pada 15 Oktober 2025 mengakibatkan 12 warga sipil dan 3 anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) meninggal dunia.

“Melawan lupa berarti menolak membiarkan penderitaan masyarakat hilang dari ingatan publik. Merawat ingatan berarti menjaga agar kebenaran tetap dicari dan keadilan terus diperjuangkan,” kata Jonatan Sani.

FKMI menyebut peringatan satu tahun ini bukan sekadar seremonial. Ini menjadi ruang mahasiswa menyampaikan aspirasi dan mengingatkan pentingnya perlindungan HAM, penghormatan terhadap kehidupan, dan kepastian hukum bagi masyarakat terdampak konflik.

Wakorlap Penias Selegani menambahkan, mimbar bebas ini menjadi ruang penyampaian fakta dan aspirasi secara damai. Pihaknya mendorong Peristiwa Soangama mendapat perhatian serius dari penegak hukum dan lembaga perlindungan HAM.

FKMI menilai setiap peristiwa yang menimbulkan korban sipil harus ditangani serius, transparan, dan bertanggung jawab. Pengungkapan fakta harus melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Berlalunya waktu tidak seharusnya menghapus pertanyaan tentang kebenaran, tanggung jawab, dan keadilan. Ingatan masyarakat harus tetap dihormati,” ujar Penias.

Melalui aksi tersebut, FKMI mengajak seluruh elemen masyarakat membangun solidaritas, menjaga ruang demokrasi, dan menyuarakan penyelesaian persoalan kemanusiaan secara damai.

Related posts

YLBHI Desak DPR dan Komnas HAM Bereaksi, Pencopotan Kapolsek Jatiuwung Dinilai Belum Menjawab Misteri Tahanan Tewas

Kritik Usulan Polri di Bawah Kendali TNI atau Kemendagri, Begini Alasan GMNI

redaksi JournalReportase

Nota Keberatan Dilayangkan ke Istana, Koalisi Mahasiswa Minta Inpres KDMP Dicabut

redaksi JournalReportase

Leave a Comment

KLIK BAHASA BERITA»