JAKARTA — Ketua DPC Persatuan Alumni (PA) GMNI Jakarta Pusat, Riza Roosdiana Yusuf, mendorong kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) untuk terus membumikan nilai-nilai Marhaenisme dalam menjawab berbagai persoalan dan tantangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Riza dalam momentum kegiatan Komisariat GMNI Trisila dan Pancaazimat yang mengangkat tema “Manifestasi Marhaenisme Masa Kini: Menjawab Tantangan Zaman melalui Kepemimpinan Komisariat yang Responsif dan Solutif.”
Menurut Riza, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang konsolidasi organisasi, tetapi juga bagian dari proses kaderisasi dan penguatan ideologi Marhaenisme di kalangan kader GMNI.
Ia mengatakan nilai-nilai ajaran Bung Karno, Marhaenisme, Pancasila, dan Trisakti perlu terus diaktualisasikan agar tetap relevan dengan perkembangan persoalan masyarakat.
“Marhaenisme bukan sekadar gagasan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata untuk rakyat,” ujar Riza dalam keterangannya yang diterima Journalreportase.com, Kamis (1/10/2026).
Riza juga mendorong kader GMNI untuk memiliki kepemimpinan yang responsif terhadap persoalan rakyat. Menurut dia, kader tidak cukup hanya memahami gagasan dan ideologi, tetapi juga harus mampu menerjemahkannya dalam tindakan konkret.
“Kader harus responsif terhadap persoalan rakyat, solutif dalam menghadapi perubahan, serta berani mengambil peran untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan Komisariat GMNI Trisila dan Pancaazimat dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi kader sekaligus memperdalam pemahaman terhadap ideologi perjuangan GMNI.
Riza turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Komisariat GMNI Trisila dan Pancaazimat atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh kader untuk terus menjaga semangat perjuangan dan memperkuat pengamalan nilai-nilai Marhaenisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“GMNI Jaya, Marhaen Menang. Salam perjuangan, merdeka!,” ucap Riza.
