JAKARTA – JOURNALREPORTASE-‘Tiga anak balita ditemukan terkurung di dalam sebuah mobil Toyota Rush berwarna hitam dengan nomor polisi B 2964 KIV yang terparkir di samping gedung Samsat Jakarta Selatan, Jumat (18/9). Ketiga bocah tersebut nyaris pingsan dan menangis akibat kelaparan serta kehausan setelah ditinggal dari siang hingga sore hari.
Keberadaan anak-anak tersebut pertama kali diketahui oleh petugas Samsat Jakarta Selatan yang sedang melakukan patroli rutin pengamanan dan pemantauan masyarakat wajib pajak.
Saat ditemukan, ketiga anak yang terdiri dari dua anak perempuan dan satu anak laki-laki berusia sekitar 3 hingga 5 tahun tersebut berada dalam kondisi lemas dan menangis di dalam kendaraan. Petugas piket yang sigap langsung mengeluarkan mereka dan memberikan pertolongan pertama berupa air minum serta makanan ringan.
”Saat ditemukan anak-anak tersebut kondisinya lapar, dan petugas gerak cepat memberikan makanan kecil,” ujar petugas piket Samsat Jaksel, Aipda Bambang.
Usai ditenangkan, ketiga anak selamat tersebut segera dievakuasi ke ruang Tata Usaha (TU) Samsat Jakarta Selatan untuk mendapatkan penanganan dan pengawasan lebih lanjut. Petugas sempat mencoba menggali informasi dari ketiga anak tersebut mengenai keberadaan orang tua mereka, namun anak-anak belum bisa berkomunikasi dengan jelas.
Dalam upaya pencarian identitas pemilik kendaraan, petugas melakukan pemeriksaan di dalam mobil dan menemukan sebuah tas wanita berisi kartu nama bank pemerintah atas nama Marthina Purba, berkas dokumen kerja bertandatangan Marthina S.H., serta sebuah buku catatan. Petugas sempat menyisir area gedung Samsat hingga bagian Mutasi Kendaraan, tetapi tidak menemukan keberadaan orang tua korban. Pengecekan pada nomor rangka dan nomor mesin kendaraan juga menunjukkan hasil tidak terdaftar.
Sore harinya, keberadaan orang tua dari ketiga balita tersebut akhirnya terkuak. Kanit Samsat Jakarta Selatan, AKP Selfi Meidiyanti, mengonfirmasi bahwa orang tua korban telah datang menjemput putra dan putri mereka.
Selfi menjelaskan bahwa orang tua anak-anak tersebut terpaksa meninggalkan buah hatinya di mobil karena sedang mengurus suatu keperluan di area Polda Metro Jaya.
”Bahwa orang tua ketiga anak tersebut lagi ada keperluan pengurusan di Polda Metro Jaya. Namun bukan di bagian Ditlantas Polda Metro Jaya,” terang AKP Selfi Meidiyanti kepada awak media.
Setelah diberikan pengarahan dan penanganan yang diperlukan, ketiga anak tersebut akhirnya diserahkan kembali kepada pihak orang tua dalam keadaan selamat.
