DENPASAR – JOURNALREPORTASE- Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Jumat (14/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat. Peringatan hari jadi tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan Bali sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Kehadiran Kapolda Bali bersama unsur Forkopimda menunjukkan kuatnya sinergi antarlembaga dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Bali yang aman, nyaman, harmonis, dan memiliki daya saing.
Bagi Polda Bali, stabilitas keamanan memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan pembangunan daerah.
Hal tersebut mengingat Bali merupakan salah satu destinasi wisata utama Indonesia dengan aktivitas sosial, budaya, ekonomi, dan pariwisata yang dinamis serta mendapat perhatian masyarakat nasional maupun internasional.
Karena itu, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab satu institusi. Diperlukan kolaborasi, komunikasi berkesinambungan, serta partisipasi masyarakat untuk mempertahankan kondusivitas Pulau Dewata.
Momentum Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali sekaligus memperkokoh komitmen tersebut. Kehadiran Polda Bali di tengah jajaran pemerintah daerah, TNI, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bentuk dukungan terhadap semangat bersama dalam menjaga Bali.
Kapolda Bali menegaskan pentingnya memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan agar keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah tetap terpelihara.
“Kehadiran kami di tengah-tengah jajaran pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat ini merupakan wujud komitmen nyata untuk terus memperkuat sinergi,” ujar Kapolda Bali.
Menurutnya, kondisi yang aman dan kondusif merupakan modal penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, seluruh unsur diharapkan mampu menjaga keamanan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, perekonomian, maupun sektor pariwisata Bali.
Polda Bali juga terus mendorong pendekatan keamanan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, pencegahan gangguan kamtibmas, serta kerja sama dengan berbagai komponen masyarakat.
Keamanan yang berkelanjutan, kata dia, perlu dibangun dari kesadaran bersama bahwa menjaga Bali berarti menjaga ruang kehidupan, kebudayaan, perekonomian, lingkungan, serta masa depan generasi berikutnya.
Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang daerah tersebut.
Selama puluhan tahun, Bali telah melewati berbagai dinamika, mulai dari perkembangan pariwisata dan pembangunan infrastruktur hingga perubahan sosial serta tantangan dalam mempertahankan identitas budaya di tengah perkembangan zaman.
Di tengah kemajuan tersebut, harmoni sosial dan kearifan lokal tetap menjadi kekuatan utama Bali.
Karena itu, pembangunan diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan kehidupan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta kekayaan adat dan budaya Pulau Dewata.
Sinergi pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan masyarakat menjadi semakin penting untuk memastikan pembangunan berlangsung dalam suasana aman dan tertib.
Stabilitas keamanan memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, pelaku usaha mengembangkan perekonomian, serta sektor pariwisata tumbuh secara berkelanjutan.
Kapolda Bali bersama jajaran Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga keamanan Pulau Dewata melalui pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, serta penegakan hukum secara profesional.
“Bersama-sama, kita pastikan keamanan, ketertiban, dan stabilitas daerah senantiasa terjaga demi mendukung kesejahteraan masyarakat Pulau Dewata.”
Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Bali pun membawa pesan bahwa masa depan Bali membutuhkan kerja bersama.
Pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, generasi muda, hingga seluruh lapisan masyarakat memiliki peran dalam menjaga Bali agar tetap aman, damai, harmonis, dan maju.
Dirgahayu Provinsi Bali ke-68. Bersama menjaga keamanan, memperkuat harmoni, dan melanjutkan pembangunan untuk masa depan Pulau Dewata.
