Journal Reportase
Hiburan

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Tayang di IMAX, Hadirkan Eksorsisme yang Lebih Imersif

JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Film horor religi Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kembali menghadirkan Lukman Sardi dan Jerome Kurnia sebagai Romo Rendra dan Romo Thomas. Film garapan sutradara Rizal Mantovani itu dijadwalkan tayang di bioskop pada 8 Oktober 2026, sekaligus menjadi film pertama sang sutradara yang hadir dalam format IMAX.

Kehadiran format IMAX diharapkan memberikan pengalaman berbeda bagi penonton, terutama dalam menyaksikan adegan-adegan eksorsisme yang menjadi bagian utama cerita. Format tersebut menggunakan teknologi layar besar dengan sistem proyeksi yang mampu menghadirkan gambar lebih besar, tajam, dan jernih dibandingkan layar bioskop konvensional.

“Saya juga bangga, setelah berkarier selama puluhan tahun, akhirnya untuk pertama kalinya film saya tayang dalam format IMAX,” kata Rizal Mantovani dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/8).

Menurut Rizal, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tidak hanya dirancang untuk menghadirkan ketegangan dan rasa takut. Film tersebut juga berusaha membangun kedekatan emosional dengan penonton melalui cerita yang mengambil latar dan persoalan yang dekat dengan kehidupan di Indonesia.

“Lewat Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, kami ingin membuat cerita yang dekat dengan keseharian, terutama dengan kondisi di Indonesia, dan semoga juga terasa relatable bagi penonton. Cerita yang menyentuh seperti inilah yang akan membekas, dikenang dan menjadi pengalaman sinematik yang sangat menyenangkan,” ujar Rizal.

Eksplorasi Masa Lalu Romo Rendra

Masih melanjutkan kisah film pertama yang dirilis pada 2024, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah kembali mempertemukan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra dan Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas.
Pada film kedua ini, cerita akan menggali lebih jauh sisi manusiawi sekaligus masa lalu Romo Rendra. Latar belakang karakter tersebut bahkan telah disiapkan oleh produser Robert Ronny sejak film pertamanya dibuat.

Lukman Sardi mengatakan, eksplorasi terhadap karakter Romo Rendra menjadi salah satu aspek penting dalam film terbaru tersebut. Ia harus menghadapi konflik ketika manusia berhadapan dengan sosok iblis purba bernama Rephaim.

“Di film kedua ini, saya menggali lebih dalam sisi manusiawi yang ada di dalam karakter Romo Rendra. Bagaimana saat manusia berhadapan dengan iblis purba, yang dinamakan Rephaim,” ujar Lukman.
Ia menilai kehadiran format IMAX juga dapat memperkuat pengalaman penonton ketika mengikuti perjalanan eksorsisme dalam film.

“Dengan pengalaman menonton di layar yang lebih besar dalam format IMAX, perjalanan eksorsisme yang akan dilihat penonton akan semakin imersif dan emosional,” lanjutnya.

Sementara itu, Jerome Kurnia menyoroti dinamika antara Romo Rendra dan Romo Thomas. Ketika Romo Rendra mulai mengalami keraguan, Romo Thomas justru dituntut untuk mempertahankan keyakinannya. Namun, keyakinan yang terlalu kuat terhadap diri sendiri dapat menjadi persoalan baru bagi karakter tersebut.

“Ketika Romo Rendra mulai goyah, Romo Thomas justru harus berdiri paling teguh. Tapi keyakinan yang terlalu besar pada diri sendiri bisa menjadi batu sandungannya,” kata Jerome Kurnia.

Diperkuat Sejumlah Aktor

Selain Lukman Sardi dan Jerome Kurnia, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga dibintangi sejumlah aktor, di antaranya Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.
Film ini disutradarai Rizal Mantovani dengan sinematografi Yadi Sugandi. Skenario ditulis Robert Ronny dan Andri Cahyadi.

Robert Ronny dan Prima Taufik bertindak sebagai produser, sementara Andi Boediman dipercaya sebagai produser eksekutif.

Dari sisi produksi, film ini didukung oleh Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.
Dengan perpaduan horor religi, eksplorasi karakter, serta pengalaman visual dalam format IMAX, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah diproyeksikan menjadi kelanjutan yang lebih emosional dari film pertamanya.

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.

Related posts

Saipul Jamil Tegaskan Tak Pernah Diboikot KPI, Kuasa Hukum Beberkan Hasil Klarifikasi Lewat Komnas HAM

redaksi JournalReportase

Happy Asmara Dipilih Jadi Ikon Kolaborasi Pokémon di Indonesia

journalreportase

SHOW Token Luncurkan Ekosistem Hiburan Berbasis Blockchain, Siapkan Dana Investasi US$100 Juta untuk Industri Film

redaksi JournalReportase

Leave a Comment