Journal Reportase
News

Peneliti: Muhammadiyah Lebih Fokus Urusan Internal, Isu Palestina Tak Terlalu Kuat

JAKARTA — Peneliti dari Kangwon National University, Hyung-Jun Kim, menilai perhatian terhadap isu Palestina di internal Muhammadiyah belum terlalu kuat. Menurut dia, organisasi tersebut saat ini lebih banyak berkonsentrasi pada persoalan internal organisasi.

Hal itu disampaikan Hyung-Jun dalam diskusi “Quo Vadis Civil Islam Indonesia? Kepemimpinan dan Tantangan Kebangsaan” yang digelar MAARIF Institute di PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 7 Agustus 2026.

“Kalau di dalam Muhammadiyah minat terhadap Palestina itu tidak begitu kuat. Mereka lebih konsentrasi pada intern,” kata Hyung-Jun.

Menurut dia, isu diplomasi Islam dan persoalan global juga tidak banyak menjadi pembahasan di tingkat internal Muhammadiyah. Kondisi tersebut, kata dia, turut menjelaskan mengapa sikap Muhammadiyah terhadap isu Palestina tidak terlalu keras.

“Saya pikir kalau di tingkat provinsi tidak bahas hal-hal yang cakupannya global. Itu jadi salah satu alasan kenapa Muhammadiyah tidak keras terhadap itu,” ujarnya.

Hyung-Jun mengatakan pandangannya tersebut merupakan hasil pengamatannya terhadap Muhammadiyah. Ia mulai melakukan penelitian secara intensif terhadap organisasi tersebut sejak 2010.

Menurut dia, Muhammadiyah kini menghadapi kesibukan besar dalam mengelola amal usaha dan sumber daya organisasi.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan bagi Muhammadiyah dalam mempertahankan perannya sebagai kekuatan masyarakat sipil Islam di Indonesia.

Related posts

SMIT Desak Gubernur-Kapolda Bertanggung Jawab atas Bentrokan di Menteng

redaksi JournalReportase

PLN Perkuat Listrik KPU RI Jelang Pendaftaran Capres-Cawapres

redaksi JournalReportase

Terbukti Bermanfaat Pendampingan Walhi Pada Masyarakat

redaksi JournalReportase

Leave a Comment