Journal Reportase
BUMN/EKBIS

Komisi I DPRD Banten Tinjau Pelayanan Tol Jakarta–Tangerang, Apresiasi Upaya Jasa Marga Tingkatkan Keselamatan

TANGERANG -JOURNALREPORTASE- Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Banten di Jasa Marga Internet of Things (IoT) Laboratory, Kota Tangerang, Rabu (15/7).

Kunjungan tersebut menjadi forum koordinasi dan evaluasi terkait pelayanan operasional, kelayakan fasilitas jalan tol, serta penanganan berbagai keluhan pengguna Jalan Tol Jakarta–Tangerang.
Rombongan Komisi I DPRD Provinsi Banten dipimpin Wakil Ketua Komisi I Muhammad Faizal bersama 12 anggota dewan.

Kehadiran mereka disambut Senior Manager Representative Office 2 JMT Amri Sanusi, didampingi Coordinator Area Jasamarga Tollroad Maintenance Area Jakarta Tangerang–JKC (JMTM) Viraldy Maulana, Manager Area Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Area Jakarta–Tangerang Richo Tamba, serta Rest Area Manager Region 1 Jasamarga Related Business (JMRB) Agus Umoro.

Dalam paparannya, Amri Sanusi menjelaskan bahwa Jalan Tol Jakarta–Tangerang sepanjang 26,8 kilometer memiliki peran strategis sebagai penghubung utama Jakarta dengan Tangerang dan wilayah sekitarnya.

Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, JMT mengoperasikan berbagai armada layanan lalu lintas, mulai dari Mobile Customer Service (MCS), kendaraan Polisi Jalan Raya, ambulans, mobil rescue, Satgas Security, hingga derek dan crane.

Selain itu, pengelolaan lalu lintas juga didukung sistem informasi berbasis teknologi seperti Closed Circuit Television (CCTV) dan Dynamic Message Sign (DMS) guna mempercepat respons terhadap berbagai gangguan di jalan tol.

Menurut Amri, tingginya volume kendaraan di ruas tersebut juga diimbangi dengan pemeliharaan infrastruktur secara berkala demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan pengguna jalan.

Pada kesempatan itu, JMT juga memperkenalkan fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) Travoy KM 13 A dan KM 14 B. Rest area tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti masjid, toilet, bengkel, ruang laktasi, pusat kuliner, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga fasilitas pengolahan sampah.

Amri turut memaparkan berbagai upaya peningkatan keselamatan lalu lintas, termasuk penindakan terhadap kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Menurutnya, Jasa Marga secara rutin bekerja sama dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan dalam pelaksanaan operasi kendaraan bermuatan berlebih melalui pemanfaatan teknologi Weigh in Motion (WIM) serta jembatan timbang di jalan tol.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan dan sosialisasi keselamatan berkendara juga dilakukan secara berkala kepada para pengemudi kendaraan angkutan.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten Muhammad Faizal menyampaikan apresiasi atas komitmen Jasa Marga dalam menjaga kualitas pelayanan operasional Jalan Tol Jakarta–Tangerang.

“Kami mengapresiasi komitmen Jasamarga Metropolitan Tollroad dalam menjaga pelayanan operasional dan pemeliharaan Jalan Tol Jakarta–Tangerang. Berbagai langkah yang telah dilakukan menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memberikan layanan yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan tol,” ujar Faizal.

Meski demikian, ia berharap koordinasi antara Jasa Marga dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan instansi terkait lainnya terus diperkuat, terutama dalam menangani persoalan kendaraan yang berhenti di bahu jalan maupun pelanggaran kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Kunjungan kerja ditutup dengan diskusi mengenai berbagai tantangan pengelolaan jalan tol. Seluruh pihak sepakat memperkuat kolaborasi lintas instansi guna menghadirkan layanan jalan tol yang semakin aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna jalan.

Related posts

Kementrian BUMN Tinjau Kesiapan Operasi Tol Trans Jawa Akhir 2018

redaksi JournalReportase

Dipailitkan Asuransi Bumi Asih Jaya Ajukan PK

redaksi JournalReportase

Apresiasi Pemerintah Percepat Pembangunan Sejuta Rumah

redaksi JournalReportase

Leave a Comment