Journal Reportase
Breaking News

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Dalam Bajaj di Penjaringan

JAKARTA -JOURNALREPORTASE- Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah bajaj yang berhenti di kawasan lampu merah Jembatan Tiga, samping Jambiliard, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (22/6/2026) siang.

Korban yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kursi pengemudi bajaj bernomor polisi B 4514 PZB. Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang hitam dan kaos lengan pendek berwarna hijau.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat bajaj berhenti cukup lama di lampu merah tanpa bergerak meski arus lalu lintas telah kembali berjalan. Kecurigaan warga mendorong mereka untuk melakukan pengecekan terhadap kendaraan tersebut.

Menurut keterangan saksi Mahlan dan Rizky Setyawan, mereka menerima laporan dari warga mengenai sebuah bajaj yang berhenti di tengah jalan dan tidak kunjung melaju. Setelah mendatangi lokasi dan memeriksa kondisi pengemudi, keduanya menemukan korban sudah tidak sadarkan diri.

“Saat dicek, pengemudinya sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di dalam bajaj. Kendaraan kemudian dipinggirkan agar tidak mengganggu arus lalu lintas, lalu kejadian tersebut dilaporkan ke polisi,” ujar salah satu saksi.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Metro Penjaringan bersama jajaran piket fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian. Pengecekan dilakukan oleh personel yang dipimpin Perwira Pengawas Iptu Sunandar didampingi Kapolsubsektor BPL Pluit Iptu Shele Danang.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas memastikan pria tersebut telah meninggal dunia. Namun hingga proses evakuasi berlangsung, identitas korban belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas maupun dokumen pribadi pada tubuh korban.

Polisi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya saat sedang mengemudikan bajaj.

“Tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit saat mengendarai kendaraan,” kata petugas.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk keperluan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, sejumlah saksi dibawa ke Polsek Metro Penjaringan guna dimintai keterangan terkait penemuan tersebut.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Polisi juga terus berupaya mengungkap identitas korban serta mencari pihak keluarga agar proses pemulasaraan jenazah dapat segera dilakukan.

Related posts

Sindikat Narkoba Gunakan Ban Mobil untuk Sembunyikan Sabu, 16 Kg Diamankan di Depok

redaksi JournalReportase

Dengan Protokol Kesehatan dan Masyarakat Dilarang Datang Walikota Tangsel Izinkan Pemotongan Hewan Qurban

redaksi JournalReportase

Dirugikan Rp 4,3 Miliar Jodi Susanto Dilaporkan ke Polisi

redaksi JournalReportase

Leave a Comment