Journal Reportase
News

Teriakan “BGN Lembaga Pendusta”, Massa Aksi Tuntut Nanik Deyang Dicopot

JAKARTA – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).

Dalam aksi ini massa mendesak Kejaksaan Agung untuk memeriksa Kepala BGN, Nanik S Deyang, terkait dugaan korupsi di lingkungan BGN.

Koordinator lapangan aksi, Diran Teuku Rizal, bersama peserta aksi membentangkan sejumlah spanduk dan poster yang berisi tuntutan agar Nanik S Deyang dicopot dari jabatannya serta diperiksa aparat penegak hukum.

Dalam orasinya, massa aksi menyampaikan berbagai tudingan terhadap pimpinan BGN dan meminta pemerintah segera mengambil langkah tegas.

“Kami meminta agar Nanik S Deyang segera diperiksa dan segera mundur dari jabatannya,” ujar orator aksi.

Massa juga meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan menyikapi persoalan yang mereka anggap sebagai dugaan penyimpangan di tubuh BGN.

“Hari ini kami meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera mencopot Nanik S Deyang karena melakukan korupsi di lembaga BGN,” tutur dia.

Selain itu, peserta aksi turut menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola BGN. Mereka menuding adanya praktik korupsi dan kolusi dalam pengelolaan program tersebut.

“Hari ini kami muak dengan BGN, kami muak dengan kebijakan-kebijakan yang ada. Bagaimana mungkin seorang pemimpin menjual kesedihan di depan publik. Dia butuh dikasihani dan terindikasi KKN di dalam tubuh proyek BGN,” tandasnya.

Orator juga mengeklaim adanya dugaan kerugian besar dalam pengelolaan lembaga tersebut.”BGN adalah lembaga pendusta, mereka korupsi satu hari satu miliar kawan-kawan,” pungkasnya.

Massa juga menyatakan akan terus melakukan aksi lanjutan hingga tuntutan mereka mendapat respons dari pemerintah maupun aparat penegak hukum.

“Kami akan melakukan gerakan-gerakan berikutnya agar Nanik bisa diseret ke gedung kejaksaan,” tegas orator.

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari BGN maupun pihak yang disebutkan dalam tuntutan massa aksi terkait berbagai tudingan yang disampaikan dalam demo tersebut.

Related posts

Forbes Bhinneka Tunggal Ika Ingatkan Publik Jaga Persatuan dan Tak Terpancing Konten Adu Domba di Medsos

redaksi JournalReportase

Konsen Siapkan Pemira, BEM UBK Tak Turun Aksi Sikapi Putusan MK

redaksi JournalReportase

Ristadi Tetap Dukung Situasi yang Kondusif Usai Penetapan UMP Tahun 2023

redaksi JournalReportase

Leave a Comment