Journal Reportase
News

Jenguk Anggotanya yang Diduga Dikeroyok Oknum TNI AL, Kapolres Kepulauan Seribu Pastikan Penanganan Kasus Jalan Terus!

JAKARTA — Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Kepulauan Seribu mengunjungi kediaman Bripka Marnala Marimbun Bernard, anggota Polres Kepulauan Seribu yang diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum anggota TNI AL dan sejumlah warga sipil.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026) siang di kediaman korban yang beralamat di Jalan Sumarujung No. 144, RT 08/RW 05, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

“Kami memberikan dukungan moril kepada anggota dan keluarga serta memastikan proses penanganan kasus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Kapolres.

Selain itu, korban diarahkan untuk membuat laporan polisi di Polres Metro Jakarta Utara. Penanganan lebih lanjut akan dilakukan oleh fungsi terkait, termasuk Sie Propam dan Satreskrim, sesuai kewenangan masing-masing.

Bripka Marnala Marimbun Bernard diketahui merupakan anggota Polres Kepulauan Seribu yang bertugas pada Sie Dokkes. Korban juga diketahui mengidap penyakit gagal ginjal dan menjalani terapi cuci darah secara berkala.

Sebelumnya, seorang anggota Polri bernama Marnala Marimbun Bernard yang bertugas di Polres Kepulauan Seribu mengalami luka-luka setelah diduga menjadi korban pengeroyokan saat proses mediasi perselisihan antar sopir di kawasan Koja, Jakarta Utara, Senin 8 Juni 2026, malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di halaman Polsubsektor Tugu, Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja. Berdasarkan informasi yang dihimpun Journalreportase.com, insiden bermula dari perselisihan antara dua sopir di kawasan Jalan Plumpang Semper.

Masing-masing pihak kemudian menghubungi rekan mereka untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Salah satu sopir meminta bantuan korban dan seorang saksi bernama Ronald Frangky Harry, sementara pihak lainnya disebut menghubungi sejumlah anggota TNI AL.

Kedua kelompok kemudian bertemu di halaman Polsubsektor Tugu untuk melakukan mediasi. Namun situasi berubah memanas hingga terjadi keributan. Saat saksi meninggalkan lokasi untuk mencari bantuan tambahan, korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada kedua telinga serta memar di bagian pelipis kiri dan dagu. Korban kemudian dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh dari saksi dan keluarga korban, di lokasi kejadian terdapat sejumlah anggota TNI. Polisi kini masih mendalami kronologi kejadian dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

Polres Kepulauan Seribu telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, berkoordinasi dengan keluarga korban, serta menjalin koordinasi dengan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) untuk proses penanganan lebih lanjut.

Related posts

Aliansi BEM Gelar Konsolidasi Nasional & Diskusi Kebangsaan Bukti Suara Pemuda Menguat di Tengah Krisis Global

redaksi JournalReportase

Ajukan Keberatan Mekanisme Penjaringan Balon Ketum, Pengprov DKI Usung Penny K Lukito Jadi Ketum PB PERSANI

redaksi JournalReportase

Komitmen Rawat Lingkungan Berbasis Ekonomi Kerakyatan, DPP GMNI Gelar Baksos Ekologis di Cilegon

redaksi JournalReportase

Leave a Comment