JAKARTA-JOURNALREPORTASE- Polda Metro Jaya menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Timur pada Minggu (24/5/2026) dini hari.
Patroli menyasar kawasan Kampung Melayu dan sejumlah titik rawan lainnya.
Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut melibatkan sekitar 140 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Para personel bergerak secara mobile guna mencegah potensi tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Kasubdit 6 Ditintelkam Polda Metro Jaya AKBP Roni Agus Wowor mengatakan patroli dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Kami dari Polda Metro Jaya bersama TNI dan Pemprov DKI malam ini melaksanakan kegiatan patroli rutin yang ditingkatkan. Kegiatan ini memang rutin, tetapi kami tingkatkan karena kita perlu menjaga Jakarta tetap aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Roni.
Menurut dia, patroli tidak hanya difokuskan pada pencegahan kejahatan jalanan, tetapi juga mengantisipasi gangguan kamtibmas lainnya seperti tawuran warga dan balap liar.
Roni menjelaskan titik-titik patroli ditentukan berdasarkan laporan masyarakat, informasi internal kepolisian, hingga lokasi rawan yang ramai diperbincangkan di media sosial.
“Tujuan patroli ini untuk mencegah terjadinya pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, termasuk tawuran, balap liar, dan gangguan lainnya. Masyarakat dihimbau segera melaporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan 110,” katanya.
Polda Metro Jaya berharap kehadiran aparat gabungan di lapangan dapat memberikan rasa aman sekaligus menekan angka kriminalitas di wilayah Jakarta, khususnya pada jam-jam rawan pada malam hingga dini hari.
